Berita

Bakal cawapres Koalisi Perubahan Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

Kasus Bunuh Diri Tinggi, Amin Dorong Persoalan Kesehatan Mental jadi Prioritas Nasional

SENIN, 13 NOVEMBER 2023 | 13:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Persoalan kesehatan mental menjadi salah satu fokus dari pasangan bakal capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Pasalnya, angka bunuh diri di Indonesia terus mengalami peningkatan. Mirisnya, fenomena bunuh diri juga marak terjadi di kalangan pelajar akibat sering mendapat perundungan.

"Kesadaran akan kesehatan mental itu sangat penting. Itu bisa dimulai dari orang terdekat, dengan saling menjaga pasangan, sahabat, teman, bahkan keluarga," kata sosok yang akrab disapa Cak Imin itu lewat keterangan tertulisnya, Senin (13/11).


Duet berjuluk Amin ini pun mempunyai program unggulan untuk mengatasi masalah kesehatan mental. Pertama, mendorong edukasi pentingnya kesehatan mental untuk menghapus stigma negatif.

Dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah melalui aktivasi kelompok dukungan sebaya dan penguatan peran konselor di sekolah juga perguruan tinggi.

Kedua, menjaga kesehatan mental masyarakat di antaranya melalui penambahan ruang publik dan fasilitasi berbagai kegiatan masyarakat sebagai tempat mengekpresikan diri dan potensinya.

Ketiga, mendorong hadirnya konselor kesehatan mental (psikolog) di Puskesmas dan menyediakan layanan konseling daring gratis berkolaborasi dengan lembaga dan komunitas yang ada.

Keempat, menyediakan layanan pusat krisis dengan membuka Hotline dan Desk Help 24 jam di semua kota/kabupaten.

"Tumbuhkan rasa solidaritas agar menjadi manusia dan generasi yang bahagia. Mari kita dorong agar masalah ini menjadi salah satu prioritas nasional," pungkasnya.

Mengutip data dari Kepolisian Republik Indonesia, jumlah kasus bunuh diri sepanjang periode Januari-Oktober 2023 mencapai 846 kasus di 10 Provinsi di Indonesia.

Dalam data tersebut, Jawa Tengah menempati peringkat pertama dengan jumlah kasus bunuh diri terbanyak, yaitu mencapai 356 kasus, disusul Jawa Timur dengan 184 kasus, Bali 94 kasus, serta Jawa Barat 60 kasus.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya