Berita

Menteri Kesehatan Budi G.Sadikin/Ist

Politik

Menkes Budi Ungkap Capaian Positif Transformasi Ketahanan Kesehatan

MINGGU, 12 NOVEMBER 2023 | 12:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Harapan Indonesia untuk mencapai kedaulatan farmasi dan alat kesehatan dalam negeri makin dekat. Hal ini nampak dari implementasi transformasi ketahanan kesehatan yang perlahan namun pasti telah membuahkan hasil.

Menteri Kesehatan Budi G.Sadikin mengatakan, capaian itu setidaknya sudah nampak di beberapa aspek. Salah satunya, jumlah produsen dalam negeri yang mampu memproduksi vaksin sendiri mengalami peningkatan dari 1 menjadi 3 produsen.

“Kita punya 1 perusahaan vaksin namanya Biofarma. Dalam 3 tahun terakhir, Indonesia sudah menambah jumlah perusahaan vaksin dari 1 jadi 3 dan 2 diantaranya adalah swasta,” kata Menkes melalui keterangan resmi yang diterima Minggu (12/11).


Beriringan dengan keberhasilan ini, Menkes menyebut bahwa teknologi untuk memproduksi vaksin juga semakin maju. Dikatakan Menkes, sekarang Indonesia telah mampu memproduksi 4 jenis vaksin yakni vaksin berbasis virus, mRNA, protein rekombinan dan viral vektor.

“Teknologi pembuatan vaksin ada 4 di dunia, yang kuno adalah pembuatan vaksin berbasis virus. Namun ada juga vaksin modern yang berbasis vektor maupun vaksin berbasis mRNA. Berkat penerapan teknologi vaksin, Indonesia yang tadinya hanya bisa memproduksi 2, kini seluruhnya bisa diproduksi di dalam negeri,” kata Menkes.

Keberhasilan selanjutnya, sambung Menkes, impor bahan baku obat mulai terkikis. Sebab, 9 dari 10 bahan baku obat kini sudah bisa diproduksi di dalam negeri. Berapa bahan baku obat itu di antaranya ada Parasetamol, Clopidogrel, dan Atorvastatin.

Realisasi belanja farmasi dan alat kesehatan dalam negeri juga dilaporkan meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan dalam kurun waktu 6 bulan, sejak Januari-Juni 2023, Kemenkes tercatat telah merealisasikan sekitar Rp 9 triliun anggaran untuk belanja produk kesehatan dalam negeri.

“Belanja obat dan alkes dalam negeri juga meningkat. Di tahun 2020 sekitar Rp 4,5 triliun anggaran belanja untuk bahan baku obat, sekarang Rp9 triliun sudah digunakan untuk belanja bahan obat dalam negeri,” ujar Menkes.

Menkes mengungkapkan bahwa deretan keberhasilan tersebut merupakan jalan panjang yang lahir dari serangan pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu. Waktu itu seluruh dunia dipaksa bertahan menghadapi bencana kesehatan global dengan tanpa persiapan apapun.

Ketidaksiapan semua unsur menyebabkan kendala besar. Salah satunya terganggunya rantai pasok alat kesehatan maupun farmasi global, yang turut berdampak terhadap Indonesia.

Tingkat kebutuhan yang tinggi namun ketersediaan barang yang terbatas telah menyebabkan Indonesia kesulitan mendapatkan obat, vaksin maupun alat kesehatan. Hal ini menjadi kendala pemerintah dalam melakukan respons cepat  penanganan Covid-19 kepada masyarakat.

“Saat pandemi, kita melihat bahwa daya tahan sistem kesehatan kita itu lemah khususnya di bidang obat-obatan dan vaksin, kondisinya saat pandemi terjadi semua negara lockdown, sehingga kita tidak memiliki akses ke obat-obatan dan vaksin yang sangat dibutuhkan untuk 270 juta masyarakat Indonesia,” demikian Menkes.




Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya