Berita

Ketua DPC Kota Solo PDI Perjuangan FX Hadi Rudyatmo dalam Podcast Mojokco/Repro

Politik

Soal Potensi Pengerahan Alat Negara untuk Menangkan Capres-Cawapres, PDIP Solo Minta Jokowi Ingat Pesan Bung Karno

MINGGU, 12 NOVEMBER 2023 | 10:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Muncul kekhawatiran publik akan ada penggunaan alat negara oleh Presiden Joko Widodo untuk memenangkan pasangan capres-cawapres tertentu di gelaran Pilpres 2024.

Kecurigaan publik ini mengemuka lantaran putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming menjadi bakal cawapres pendamping Prabowo Subianto.

Menanggapi hal ini, Ketua DPC Kota Solo PDI Perjuangan FX Hadi Rudyatmo menuturkan bahwa Presiden Jokowi telah memerintahkan aparatur sipil negara dan TNI, dan Polri agar menjunjung netralitas.


"Hari ini saya katakan, Pak Presiden sudah memerintahkan TNI, Polri ASN netral. Saya menggembleng kader saya, saya selalu sampaikan mohon izin mohon maaf Babinsa laksanakan sesuai tugas dan pokok fungsinya, Bhabinkamtibmas laksanakan sesuai dengan tupoksinya," kata Rudy, sapaan  FX Hadi Rudyatmo dalam acara Podcast Mojokco yang dilihat Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/11).

Rudy menekankan, bila terjadi intervensi oleh ASN, TNI dan Polri, pihaknya akan melakukan perlawanan.

"Kalau sampai intervensi dan intimidasi rakyat terutama kader, saya lawan," kata Rudy.

Disinggung mengenai penggunaan alat negara digerakkan oleh kelompok pemerintahan, Rudy mengingatkan Jokowi agar mengikuti perintah Bung Karno bahwa antara kata dan perbuatan harus sama.

"Ya mudah-mudahan apa yang disampikan Bung Karno, satunya kata satunya perbuatan," tutup Rudy.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya