Berita

Serangan Israel ke Gaza, Palestina/Net

Dunia

Korban Jiwa Gaza Tembus 11 Ribu, AS Prihatin tapi Tetap Dukung Israel

MINGGU, 12 NOVEMBER 2023 | 09:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Melonjaknya korban jiwa akibat serangan Israel ke Gaza turut menjadi perhatian bagi Amerika Serikat (AS). Meski prihatin, AS masih terus memberikan dukungan pada Israel.

Berdasarkan data dari otoritas Palestina pada Jumat (10/11), sebanyak 11.078 orang meninggal dunia di Gaza sejak Israel melancarkan serangannya pada 7 Oktober lalu.

Sementara jumlah korban jiwa di Israel mencapai 1.200 orang.


Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengaku prihatin dengan banyaknya korban jiwa di Gaza.

"Terlalu banyak warga Palestina yang terbunuh. Terlalu banyak yang menderita dalam beberapa minggu terakhir ini. Kami ingin melakukan segala kemungkinan untuk mencegah kerugian terhadap mereka dan memaksimalkan bantuan yang diberikan kepada mereka," kata Blinken ketika melakukan kunjungan ke New Delhi pada Sabtu (11/11).

Komentar Blinken ini cukup berbeda dibandingkan pernyataan-pernyataan Washington sebelumnya. Selama berminggu-minggu, pemerintahan Joe Biden sangat mendukung serangan militer Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyusul serangan brutal Hamas, ke Gaza.

AS menyebut Israel memiliki hak untuk membela diri. Meski banyak pihak menilai tindakan Israel bukanlah sebuah pembelaan diri, lantaran telah menargetkan rumah sakit, konvoi kemanusiaan, rumah ibadah, hingga bayi dan lansia.

Alih-alih menyerukan gencatan senjata, AS mengaku cukup puas dengan jeda kemanusiaan empat jam yang telah disepakati oleh Israel.

“Untuk itu, kami akan terus berdiskusi dengan Israel mengenai langkah-langkah konkret yang harus diambil untuk mencapai tujuan tersebut,” tambah Blinken.

Di sisi lain, keganasan operasi militer Israel tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Pada Jumat, tank-tank Israel mengepung rumah sakit Al Nasr dan rumah sakit Anak Al Rantisi di Gaza utara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya