Berita

Presiden Joko Widodo bersama anak-anak dan menantunya/RMOL

Politik

Jaga Marwah PDIP, Pecat Saja Jokowi, Gibran, dan Bobby

MINGGU, 12 NOVEMBER 2023 | 09:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tangisan Hasto Kristiyanto dan FX Hadi Rudyatmo atau Rudy dianggap membuat hina dan menjatuhkan marwah PDI Perjuangan. Seharusnya untuk menyelamatkan harkat dan martabat partai, lebih baik Presiden Joko Widodo dipecat.

Hal itu disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi perilaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP dan Ketua DPC PDIP Kota Solo yang menangis ketika melihat sikap Jokowi dan anaknya, Gibran Rakabuming Raka.

"Air mata Hasto dan juga air mata Rudy soal sikap Jokowi dan anak-anak yang khianati PDIP tidak perlu terjadi. Politisi sekelas Hasto dan Rudy tidak perlu cengeng. Ngapain harus cengeng," kata Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/11).


Tangisan Hasto dan Rudy, kata Muslim, malah menunjukkan sikap hina terhadap partai. Karena, PDIP merupakan partai yang membuat Jokowi dan keluarganya menjadi besar.

"Tanpa PDIP, Jokowi dan keluarganya bukan siapa-siapa. Hasto dan Rudy tidak perlu cengeng. Selamatkan martabat dan marwah PDIP. Bersikap tegas saja, pecat Jokowi dan anak-anak dan mantunya dari PDIP," tegas Muslim.

Muslim menilai, Jokowi dan Gibran, dan Bobby Nasution tidak akan membela kepentingan rakyat. Mengingat, PDIP yang sudah membesarkannya saja dikhianati.

"Bukan kah selama ini Jokowi lebih utamakan kepentingan dirinya dan keluarganya di banding PDIP yang membesarkannya? Habis manis sepah dibuang," pungkas Muslim.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya