Berita

Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Kaka Suminta/Net

Politik

KIPP Tuntut Bawaslu Usut Pemasangan Baliho Prabowo Diduga Libatkan Polisi

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 17:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemasangan baliho calon presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto di wilayah Jawa Timur, diduga melibatkan polisi. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dituntut usut tuntas.

Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Kaka Suminta menjelaskan, dugaan keterlibatan polisi dalam pemasangan baliho capres merupakan salah satu objek pengawasan Bawaslu.

Pasalnya, dalam UU Pemilu diamanatkan bagi aparatur pemerintahan baik ASN, TNI, maupun Polri bersikap netral di pemilu.


"Pemasangan baliho bergambar calon presiden Prabowo Subianto di Jawa Timur meresahkan warga, dan memicu konflik dalam pelaksanaan Pemilu 2024," ujar Kaka kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/11).

Dia menuturkan, baik Bawaslu maupun kepolisian sebagai pihak yang disebut-sebut terlibat dalam pemasangan baliho Prabowo, agar segera melakukan penanganan hukum yang pasti.

"Kami meminta Bawaslu meneliti dan menindaklanjuti informasi tentang dugaan pemasangan baliho capres dimaksud yang diberitakan melibatkan kepolisian," ucapnya berharap.

"Kepada pihak kepolisian diminta menindaklanjuti informasi tersebut dan menyampaikan temuannya kepada masyarakat," demikian Kaka menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya