Berita

Capres Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto, bersama kiai dan ulama NU Jatim, di Ponpes Tebuireng, Jombang/Ist

Politik

Visi Misi dan Hati Prabowo Dinilai Cocok dengan Kiai dan Warga NU

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 14:24 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Wakil Rois Syuriyah PWNU Jawa Timur, KH Mutawakkil Alallah, menilai visi, misi, program dan hati Capres Prabowo Subianto sudah melekat dan sesuai dengan kiai-kiai dan warga NU Jawa Timur.

"Jangan tanya kesiapan. Ini bukan masalah siap atau tidak siap. Yang jelas kita sudah cocok. Hatinya Pak Prabowo sudah cocok dengan hatinya para kiai NU, apalagi program. Kita doakan beliau jadi presiden (2024)," kata KH Mutawakkil, yang juga pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong, Probolinggo, Jawa Timur.

Dia mengatakan itu, usai Silaturahmi kiai dan ulama NU wilayah Mataraman, Jawa Timur, dengan Capres Prabowo Subianto, di Ponpes Tebuireng, Sabtu (11/11).


Capres Prabowo hadir didampingi Sekretaris Tim Kemenangan Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, Letjen TNI Syafri Syamsuddin dan Ketua Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadat.

Melalui rilis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, beberapa saat lalu, dijelaskan, kiai yang tampak hadir antara lain KH Ubaidillah Abdullah Faqih dari Ponpes Langitan, KH Masduki Al Hafidz, KH Abdul Hakim Tebuireng-Jombang, KH Romadhon Khotib dan sejumlah kiai lain.

Menurut KH Mutawakkil, berbagai program yang sudah dijalankan Presiden Jokowi, terutama yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan, infrastruktur, hilirisasi berbagi komoditi, dan dana abadi pesantren, harus dilanjutkan dengan berbagai perbaikan, kalau ada kekurangan.

"Kami berharap Pak Prabowo bisa melanjutkan. Prestasi Pak Jokowi harus dilanjutkan dan diperbaiki. Kita butuh keberlanjutan dan persatuan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik," katanya.
 
Para kiai di Jawa Timur berjanji mendoakan dan membantu Capres Prabowo Subianto agar dapat melanjutkan cita-citanya. "Karena hatinya sama dan cocok. Kita pasti akan doakan, dan kita bantu perjuangan beliau," katanya lagi.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya