Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bank China ICBC di AS Kena Serangan Hacker

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 13:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pasar perdagangan Amerika Serikat sempat terganggu setelah Cabang Bank Industri dan Komersial China (ICBC) terkena serangan ransomware pada Jumat (10/11).

Bank milik pemerintah China itu disebut tengah menyelidiki serangan hacker yang mengganggu beberapa sistemnya. Mereka juga berupaya meminimalkan dampak risiko dan kerugian setelah serangan tersebut.

"ICBC telah memantau dengan cermat masalah ini dan telah melakukan yang terbaik dalam tanggap darurat dan komunikasi pengawasan,” kata Juru Bicara kementerian Wang Wenbin, seperti dimuat Reuters.


Wang menambahkan bisnis tetap normal di kantor pusat ICBC dan cabang serta anak perusahaan lainnya di seluruh dunia.

Dalam serangan ransomware, peretas biasanya mengunci sistem korban dan meminta uang tebusan untuk membukanya, seringkali juga mencuri data sensitif untuk pemerasan.

Beberapa pakar dan analis ransomware mengatakan geng kejahatan dunia maya agresif bernama Lockbit diyakini berada di balik peretasan tersebut. Meskipun dark web mereka tidak menyebutkan secara spesifik bahwa ICBC adalah korban mereka.

Kendati demikian, pakar ransomware di perusahaan keamanan siber Recorded Future, Allan Liska, yakin Lockbit pelakunya, karena  jarang melihat bank sebesar ICBC terkena serangan ransomware.

"Geng ransomware mungkin sudah bernegosiasi dengan pihak bank sehingga tidak menyebutkan nama dan mempermalukan korbannya," jelas Liska.

Sementara itu ICBC tidak berkomentar apakah Lockbit berada di balik peretasan tersebut. Biasanya target tidak mengungkapkan nama-nama geng kejahatan dunia maya kepada publik.

Menurut Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur AS (CISA), sejak Lockbit ditemukan pada tahun 2020, kelompok ini telah menyerang 1.700 organisasi AS. Bulan lalu mereka mengancam akan membocorkan data sensitif Boeing.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya