Berita

Capres Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto, didampingi ulama dan kiai NU se Jatim, saat berdoa di makam pendiri NU, di Ponpes Tebuireng, Jombang/Ist

Politik

Prabowo Ziarah Makam Pendiri NU dan Bertemu Ulama se-Jatim

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 11:37 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Calon Presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, ziarah ke makam pendiri NU, Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari dan makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (11/11).

Prabowo bersama rombongan tiba di kawasan pesantren Tebuireng sekitar pukul 10.00 WIB, disambut pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Abdul Hakim, pengasuh Ponpes Langitan, KH Ubaidillah Abdullah Faqih, Ketua MUI Jawa Timur sekaligus pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo, KH Mutawakkil Alallah, dan Sekretaris Tim Kemenangan Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid.

Setelah itu, berdasar rilis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Prabowo didampingi para ulama langsung berdoa, dipimpin KH Masduki Al Hafidz beserta ulama dan kyai pengasuh Ponpes se-Mataraman.


Sekretaris TKN, Nusron Wahid, usai acara doa, menyatakan, silaturahmi Prabowo kali ini merupakan inisiatif dari para ulama dan kiai se Jawa Timur, dalam rangka mendengarkan masukan dan harapan para kiai yang akan dititipkan kepada Capres Prabowo Subianto, ketika memimpin Indonesia nanti.

"Pak Prabowo sendiri memang meminta kepada kami agar digelar silaturahmi dengan ulama, untuk minta masukan dan mendengarkan nasihat dan wejangan dari para kiai dan ulama. Namanya pemimpin, harus minta nasihat dan mendengar harapan rakyat untuk bekal memimpin ke depan," jelasnya.

Pertemuan diikuti sekitar 60 ulama sepuh pengasuh pondok pesantren di kawasan Matraman, seperti Mojokerto, Jombang, Kediri, Blitar, Tulungagung, Ngawi, Ponorogo dan lainnya.
Hingga berita ini ditulis kegiatan Prabowo bersama para kiai dan ulama NU masih berlangsung.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya