Berita

Truk berisi bijih tembaga di sebuah tambang di Australia/Net

Bisnis

Tiga Tahun Terhenti, Impor Konsentrat Tembaga Australia ke China Berlanjut

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 09:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah terhenti selama tiga tahun, impor konsentrat tembaga dari Australia ke China akhirnya kembali berjalan.

Ketegangan Otoritas Pelabuhan Mid West Australia menyebutkan bahwa satu kiriman seberat 11.000 ton di kapal African Crate sudah mulai berlayar dari pelabuhan Geraldton di Australia ke Qingdao, China, pada Jumat pekan lalu (3/11).
 dan akan dilanjutkan dengan pengiriman kedua pada pekan depan.

"Pengiriman kedua sebanyak 11.000 ton pada rute yang sama dijadwalkan dengan Densa Hawk minggu depan," menurut otoritas, seperti dimuat Bloomberg, Jumat (10/11).

"Pengiriman kedua sebanyak 11.000 ton pada rute yang sama dijadwalkan dengan Densa Hawk minggu depan," menurut otoritas, seperti dimuat Bloomberg, Jumat (10/11).

Langkah ini dilakukan di tengah mencairnya hubungan kedua negara yang ditandai dengan kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese ke China pekan lalu. Saat itu ia memuji pembicaraan positif dengan Presiden China Xi Jinping.

Pengiriman ini juga terjadi pada saat pasar bijih tembaga yang diproses sebagian yang dikenal sebagai konsentrat diperkirakan akan semakin ketat, seiring dengan peningkatan kapasitas pabrik peleburan dan pertambangan yang menghadapi risiko politik yang semakin besar.  

China tidak secara resmi melarang impor tembaga hasil tambang Australia. Namun, pemblokiran tidak resmi pada 2020 terhadap perusahaan yang selama ini menjadi pemasok utama memicu serbuan pabrik peleburan China untuk mendapatkan pasokan alternatif, sementara material Australia dialihkan ke tempat lain.  

Produk lain seperti batu bara juga menghadapi pembatasan impor yang kemudian dilonggarkan.

Terletak di pantai barat Australia, Geraldton adalah pelabuhan ekspor konsentrat tembaga dari tambang Golden Grove milik 29Metals Ltd.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya