Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Jika Head to Head, Prabowo-Gibran Menang Lawan Ganjar-Mahfud Atau Anies-Muhaimin

JUMAT, 10 NOVEMBER 2023 | 19:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diprediksi bakal menang dari dua calon kompetitornya pada gelaran Pilpres 2024.

Hal tersebut terekam dalam survei terbaru Poltracking Indonesia. Kemenangan Prabowo-Gibran, terekam dalam simulasi head to head dengan kompetitornya, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
 
Dipaparkan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda, elektabilitas Prabowo-Gibran menang telak atas Anies-Muhaimin, dengan meraih angka 55,8 persen.
 

 
"Sementara Anies-Muhaimin (28,8 persen) serta 15,4 persen belum menentukan pilihan," kata Hanta Yuda dalam paparannya secara virtual, Jumat (10/11).
 
Hasil serupa juga didapatkan Prabowo-Gibran bila dihadapkan dengan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Duet dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) ini mampu unggul dengan perolehan elektabilitas sebesar 49,9 persen sedang Ganjar-Mahfud mendapat 32,9 persen.

"Pada simulasi itu, masih ada 17 persen responden menjawab tidak tahu," pungkasnya.

Survei Poltracking Indonesia digelar pada medio 28 Oktober-3 November 2023 ini melibatkan 1.220 responden.

Survei ini menggunakan metodologi multistage random sampling dengan margin of error +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya