Berita

Wakil Ketua Umum Golkar Ridwan Kamil/Net

Politik

Ridwan Kamil dan Istri Berhasil Direkrut, Suara Beringin Jabar Bakal Naik Drastis

JUMAT, 10 NOVEMBER 2023 | 02:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Ketua DPD Golkar Jabar bidang Media dan Penggalangan Opini, Asep Suparman, optimis raihan suara partainya akan naik signifikan dalam Pemilu 2024.

Optimisme Asep bukan tanpa alasan. Selain kuatnya mesin politik Golkar, kesuksesan proses rekrutmen politik juga sangat berpengaruh besar pada raihan suara.

"Rekrutmen politik di Partai Golkar berjalan sangat baik," kata Asep dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (9/11).


Buktinya, kata Asep, Partai Golkar bisa menarik Gubernur Jawa Barat periode 2019-2023, Ridwan Kamil beserta istrinya, Atalia Praratya.

"Keduanya bakal jadi vote getter yang bisa mendongkrak suara Golkar di Jawa Barat khususnya di Kota Bandung," ujar Asep.

Tak hanya dua tokoh tersebut, politisi kawakan tersebut mengatakan bila Partai Golkar juga berhasil menarik tokoh-tokoh kuat di tiap Dapil.

Secara khusus Asep menyebut Golkar Jabar mendapat tambahan energi besar di Dapil XI (Garut-Tasikmalaya) dengan bergabungnya sosok Ketua Forum Koordinasi Desain Penataan Daerah (Forkodetada) Jawa Barat, Holil Aksan Umarzen.

"Pak Haji Holil adalah salah satu rising star Golkar Jabar. Dia tokoh Jawa Barat yang punya basis massa kuat di Garut dan Tasikmalaya," ungkapnya.

"Dari hasil survei internal dan beberapa survei lain, popularitas dan elektabilitas Pak Haji Holil terus menanjak. Terbaru dia menempel ketat Caleg andalan Gerindra di Dapil XI,  Pak Husein," lanjutnya menjelaskan.

Asep yakin Holil Aksan akan berhasil mengeruk suara besar di Dapil Kabupaten Garut-Tasikmalaya.

"Survei terbaru dari salah satu lembaga lurvei ternama, popularitas Haji Holil sebesar 85 persen dan elektabilitas mencapai 75 persen dengan tingkat margin error 2,5 persen. Kalau kerja kerja politiknya terus digenjot, bukan tidak mungkin dia jadi nomor satu di Dapil XI dan membantu mendapatkan 2  kursi di DPR RI," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya