Berita

Ketua Group Ekspor Impor Indonesia, Jhonny Sinaga, saat berbincang dengan Redaksi RMOL pada Rabu, 8 November 2023/RMOL

Bisnis

Ekspor Indonesia Masih di Bawah Negara-negara Tetangga

KAMIS, 09 NOVEMBER 2023 | 13:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam upaya memberikan wadah berbagi kesulitan dan kendala para pebisnis yang mengekspor produknya ke luar negeri, Jonny Sinaga telah menggagas sebuah grup di WhatsApp yang ia beri nama Peningkatan Ekspor Indonesia yang telah menampung ratusan anggota.

Berbicara kepada redaksi Kantor Berita Politik RMOL pada Rabu (8/11), Jonny menceritakan kisah yang melatarbelakangi terciptanya grup tersebut yang diawali dengan keprihatinannya mengenai rendahnya ekspor Indonesia.

"Ekspor Indonesia masih di bawah negara-negara tetangga, tidak seharusnya demikian dan bisa lebih tinggi dari itu, di ASEAN, Indonesia sendiri hanya menempati nomor lima ekspor tertinggi," jelas Jonny.


"Saya merasa punya tanggung jawab moral, kalau kita tau bagaimana cara agar ekspor meningkat rasanya saya merasa bersalah kalau tidak melakukan itu," tambah Jonny, yang juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Argentina.

Sebagai penggagas grup,  Jonny memiliki tujuan agar ekspor Indonesia di masa depan dapat terus meningkat bahkan menjadi yang terbesar di ASEAN, mengingat banyak sekali produk potensial di Indonesia yang dapat diekspor ke luar negeri.

"Keberhasilan kita ukurannya ketika ekspor Indonesia bukan lagi nomor lima di ASEAN, dengan pendapatan lebih dari 1000 miliar dolar per tahun," harapnya.

Dalam kesempatan itu, Jonny menuturkan bahwa saat ini dirinya telah mendirikan 13 group Whatsapp dengan lebih dari 600 anggota, yang terdiri dari para pembuat kebijakan ekspor seperti Bea Cukai, kementerian, hingga para pengusaha.

Grup tersebut sejauh ini telah menjadi wadah bagi para pengusaha untuk berbagi kesulitan dan kendalanya mengenai pergerakan barang yang dapat disampaikan secara cepat ke para pemangku kepentingan.

Adapun, Jonny menjelaskan bahwa grup itu secara terbuka menerima siapa pun, bahkan mahasiswa sekalipun yang ingin belajar mengenai ekspor produk.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya