Berita

Ketua Umum Srikandi Demokrat, Annisa Pohan Yudhoyono/Ist

Politik

Annisa Pohan Pompa Semangat Caleg Perempuan Demorat, Ingin Menang Pemilu Terhormat

KAMIS, 09 NOVEMBER 2023 | 12:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menyongsong Pemilu yang akan digelar pada 14 Februari 2024, Ketua Umum Srikandi Demokrat, Annisa Pohan Yudhoyono, memberikan semangat kepada para perempuan calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Demokrat.

Acara yang diselenggarakan oleh Srikandi Demokrat dan Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) ini diadakan di kawasan Senayan, Jakarta.

“Saya percaya, di tangan politisi perempuan, di tangan Srikandi Demokrat yang nanti akan berlipat ganda jumlahnya di parlemen, insya Allah kualitas demokrasi dan tata kelola pemerintahan Indonesia ke depan akan semakin maju dan terus terjaga,” kata Annisa dalam keterangannya, Kamis (9/11).


Anissa juga menegaskan komitmennya untuk ikut berkeliling bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam rangka menggerakkan partai di akar rumput, menyapa rakyat, dan memenangkan hati, pikiran, serta suara rakyat untuk memastikan kemenangan Partai Demokrat di Pemilu 2024.

“Insya Allah, saya selaku Ketum Srikandi Demokrat akan ikut berkeliling dengan mas Ketum AHY, untuk ikut menggerakkan mesin partai di akar rumput, menyapa rakyat, memenangkan hati, pikiran dan suara rakyat, agar Partai Demokrat menang terhormat di Pemilu 2024,” kata Anissa.

Annisa juga menargetkan 84 daerah pemilihan (dapil) terisi penuh untuk memberikan semangat dan semakin memantapkan semangat perjuangan.

“Jika 84 dapil bisa terisi, maka kita bisa mencapai target 14 persen. Target itu mungkin terkesan ambisius. Tetapi kita harus semangat jadikan hal tersebut sebagai sebuah cita-cita yang akan kita gapai bersama. Untuk itu, mari terus perkuat infrastruktur pemenangan di masing-masing dapil,” kata Annisa.

Ia juga mengingatkan perempuan Demokrat untuk meningkatkan kualitas, kapasitas, dan nilai-nilai kebijaksanaan, kegigihan, dan keberanian agar dapat berkontribusi dalam membentuk kebijakan publik.

Perempuan, kata Annisa, wajib paham politik dan partai yang mendukung kepentingan perempuan, karena semua keputusan politik akan berdampak pada kehidupan perempuan.

“Kerap ada pemikiran ikut politik kotor, sudah saatnya perempuan yang baik wajib punya pilihan politik agar tidak dipimpin oleh pemimpin yang salah,” ujar Annisa.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDRI Siti Mufattahah mengingatkan bahwa masih ada banyak tantangan bagi politisi perempuan dan penting untuk terus mendukung mereka dalam politik. Stereotip dan prasangka gender masih menjadi kendala perempuan yang ingin berpolitik yang harus diatasi.

“Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua untuk terus mendukung dan memberikan ruang bagi caleg perempuan untuk berkembang dan berkontribusi secara maksimal dalam politik Indonesia,” kata Siti.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya