Berita

Deklarasi Barisan Pengusaha Pejuang (BPP) mendeklarasikan dukungan pada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rangkabuming Raka di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (8/11)/Ist

Politik

Bonus Demografi, Indonesia akan Jadi Tempat Tumbuh Berkembang Pengusaha Baru

KAMIS, 09 NOVEMBER 2023 | 09:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dengan bonus demografi diyakini ke depan Indonesia akan tumbuh banyak wirausahawan baru yang menjanjikan.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pembina Barisan Pengusaha Pejuang (BPP) Akbar Himawan Buchari melalui siaran persnya yang dikutip Kamis (9/11).

"Indonesia akan menjadi sektor kawasan baru tempat tumbuh dan berkembangnya para pengusaha baru," kata Akbar yang juga ketua umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini.


Akbar menyebutkan bahwa terbentuknya BPP tidak lepas dari cita-cita pemerintah yang telah mencanangkan visi Indonesia Emas 2045, sebagai target capaian untuk menjadi salah satu negara maju di kancah internasional.

Akbar memandang, saat ini pemerintah terus berupaya mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 melalui berbagai kebijakan strategis.

Menurut Akbar, tekad menjadikan Indonesia salah satu negara dengan Gross domestic product (GDP) terbesar di dunia patut didukung.

Bagi Akbar, cita-cita ini bukanlah harapan semata. Karena ia meyakini jika program pemerintah Joko Widodo dilanjutkan, maka target tersebut bisa tercapai.

"Terlebih, kekuatan demografi penduduk Indonesia didominasi anak-anak muda," kata Akbar.

BPP merupakan wadah bagi pengusaha muda, milenial, dan Gen-Z yang memiliki kesamaan dalam menatap masa depan Indonesia, resmi mendeklarasikan dukungannya pada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rangkabuming Raka.

Deklarasi tersebut dipimpin oleh Ketua Umum BPP, Bobby Nasution serta turut  dihadiri Ketua Dewan Pembina BPP Akbar Himawan Buchari, Ketua Tim Pemenangan Nasional (TKN) Rosan Roeslani, bakal calon presiden Prabowo Subianto, serta ribuan pengusaha muda anggota BPP di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (8/11).



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya