Berita

Pembacaan ikrar dan deklarasi di rumah Keluarga Cokrosumarno Desa Klopo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Selasa (7/11)/Ist

Politik

Gibran Effect Mulai Terasa di Magelang, Puluhan Tokoh Gabung Relawan

RABU, 08 NOVEMBER 2023 | 16:26 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Puluhan Kelompok relawan dari berbagai komunitas dan pelaku seni budaya hingga para pengusaha di Kabupaten-Kota Magelang melakukan ikrar dan deklarasi untuk menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Selasa (7/11) kemarin.

Terkait fenomena dukungan berbagai kalangan di Magelang ini, dosen Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Terbuka, Insan Praditya Anugrah menyatakan bahwa setelah “Jokowi Effect” kini mulai dirasakan “Gibran Effect”.

“Dulu Jokowi effect sangat terasa pada pemilu 2014 dan 2019. Pada Pemilu 2024 ini, kita mulai merasakan adanya Gibran effect yang mulai terasa bergerak mendukung Prabowo di daerah Jawa Tengah,” ujar Insan kepada media, Rabu (8/11).


Menurut Insan, potensi Gibran effect ini dapat semakin besar. Bukan tidak mungkin pasangan Prabowo-Gibran untuk menang di Jawa Tengah (Jateng).

“Gibran effect yang saat ini baru permulaan, seiring dengan kampanye yang lebih massif bukan tidak mungkin apabila Gibran effect dapat membawa suara Jawa Tengah dimenangkan oleh Prabowo-Gibran’, pungkas insan.
 
Baru-baru ini, bertempat di rumah keluarga Cokrosumarmo, Desa Klopo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, dengan mengambil tema: "Gerakan Kebangkitan Seni, Budaya dan Keselamatan Lingkungan" turut hadir berbagai tokoh masyarakat, relawan, pengusaha hingga simpatisan dari berbagai lintas partai koalisi pendukung.

Di antaranya, KH. Abdullah Faqih Ketua Umum Relawan Satria Nusantara Indonesia (SNI), beserta Sekretaris Jenderal Eko Hadi Prasetyo, Ketua Tim Aksi Politik (TAP) Kabupaten Magelang Kolonel TNI (Purn) Eman Suherman, Ketua Laskar Komunitas Hijau Nusantara Muhammad Yunus, Ketua Pandawa 08 Gus Imam, Serka (Purn) Sudjiarto, Ketua Pro Jokowi (Projo) Kabupaten Magelang Sriyanto Ahmad, Ketua Relawan Garuda 08 Kota Magelang Bambang W Mardiyono (Dion) mewakili Ketua TAP kota Magelang, Ketua Relawan Srikandi 08 Kota Magelang Dyah Suhartini, dan Heri Syaefudin.

Keluarga Cokrosumarmo sekaligus pelaku seni budaya, Heri Syaefudin menyampaikan, bahwa keluarga besarnya tegas mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 mendatang.

"Selain itu, di rumah ini, kami persilahkan untuk dijadikan Posko Relawan tanpa kami minta sewa. Kami semua ikhlas demi kesuksesan dan kemenangan Prabowo-Gibran," ujar Heri dalam keterangan tertulis di Magelang, Rabu (8/11).

Pembacaan ikrar dan deklarasi disampaikan oleh Muhammad Yunus dari Pimpinan Laskar Komunitas Hijau Nusantara didampingi para pimpinan kelompok relawan.

"Di sini, di teras rumah Cokrosumarmo yang berisi semangat perjuangan, rumah perjuangan Hizbullah beserta para relawan lainya menyatakan sikap dan menyikapi situasi politik nasional pada saat ini,” kata Yunus.

Dalam isi deklarasi tersebut, mereka mengkritik elite politik yang menghambat pergerakan kaum muda dalam mengisi kemerdekaan. Mereka juga menyerukan untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi setiap insan generasi muda untuk berpartisipasi dalam membangun negeri.

“Generasi muda sebagai pemilik masa depan berhak dan berkewajiban melanjutkan pembangunan demi mewujudkan kecintaannya kepada bangsa dan negara,” tegas dia.

Oleh sebab itu, pihaknya memberikan Gibran Rakabuming Raka sebagai gerbang peralihan dari generasi tua ke generasi muda untuk menyongsong masa depan Indonesia Emas 2045.

Acara ini digagas oleh mantan aktivis 98 dari Universitas Indonesia, Murni Khuarizmi. Dia bersama-sama dengan Heri Syaefuddin dari Komunitas Joglo Nusantara menggerakkan acara ini karena kagum dan menaruh harapan positif terhadap semangat para generasi muda yang memiliki semangat patriotik.

“Generasi muda era Gibran tidak mengalami konstelasi politik 98 dan segala hal yang dihasilkan oleh proses politik reformasi 98. Mereka rata-rata masih belum dewasa pada saat kejadian tersebut. Hal ini yang membuat generasi muda ini bebas dari memori yang menyeramkan saat itu, mereka (generasi muda) masih bersih, rapi tanpa beban sejarah dan memiliki semangat patriotik untuk bangsa,” ujar Murni Khuarizmi.

Acara ditutup dengan doa dan penandatanganan banner sebagai wujud dukungan sepenuh hati oleh para relawan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya