Berita

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama bocah Papua/Ist

Politik

Edo Kondologit Usul Muhadjir Effendy jadi Bapaknya Orang Papua

SELASA, 07 NOVEMBER 2023 | 10:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy layak dinobatkan menjadi bapaknya orang Papua.

Hal ini disampaikan penyanyi senior Ehud Eduard Kondologit atau populer dengan nama Edo Kondologit. Dia menilai dedikasi Muhadjir Effendy untuk masyarakat Papua sangat besar. Terutama di bidang pendidikan.

"Saya sangat setuju itu, pak Muhadjir sangat layak dijadikan bapaknya orang Papua," kata Edo lewat keterangan tertulisnya, Selasa (7/11).


Menurut Edo, Muhadjir adalah pejabat yang dekat dengan masyarakat. Muhadjir selalu turun langsung ke bawah dan tidak menunggu laporan pejabat daerah.

“Banyak pejabat di Papua ini hanya menjadi pejabat semacam sinterklas atau pemadam kebakaran saja. Tidak tahu akar permasalahan di rakyatnya.  Ada rakyat kelaparan, bagi-bagi makanan, persoalan selesai. Ada kebakaran, dipadamkan, dan selesai," ungkap Edo.

"Pak Muhadjir, tidak begitu. Dia bukan pejabat helikopter yang hanya melihat dari atas. Tapi dia datangi rakyat langsung. Itu yang dibutuhkan Papua," tegasnya.

Muhadjir memang dikenal sebagai menteri yang suka blusukan di Tanah Papua. Hal itu dilakukan sejak jadi Mendikbud. Saat ini pun, Muhadjir kerap menyerahkan bantuan sosial langsung ke rakyat di pedalaman, mengecek puskesmas, membangun sekolah di pegunungan. Dia pun akrab dengan kalangan gereja maupun aktivis dan tokoh-tokoh masyarakat adat.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya