Berita

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera/Net

Politik

PKS Sarankan Pasangan Amin Tiru Strategi Kemenangan Anies-Sandi di Pilgub DKI

SELASA, 07 NOVEMBER 2023 | 09:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai salah satu pengusung duet capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) optimis akan memenangkan Pilpres 2024.

Hal ini diungkap Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera melalui video singkatnya yang diunggah lewat akun media sosial X miliknya, Selasa (7/11).

Mardani menyebut, pasangan Amin harus belajar dari pertarungan Pilgub DKI Jakarta 2017. Saat itu Anies dan pasangannya Sandiaga Uno berhasil memenangi persaingan karena menerapkan strategi peperangan ala ahli militer China kuno bernama Sun Tzu.


"Intinya kenali tiga hal, 100 kali kita berperang, 100 kali kita akan memenangi peperangan," kata Mardani Ali Sera seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Tiga hal tersebut, kata Mardani, yakni mengenal diri sendiri, mengenali musuh atau kompetitor dan mengenali medan tempur.

Dengan menguasai tiga jurus ini, Mardani optimis pasangan Amin bisa melibas lawan-lawannya di Pilpres 2024.

"Nggak bisa kita mengalahkan orang lain kalau kita tidak mengenal diri sendiri. Kuat Kita di mana? lemah kita di mana? Apakah kita mesin diesel? apakah kita mesin bensin. Diesel agak lambat, kalau bensin bisa ngebut," ungkap Mardani.

Anggota Komisi II DPR RI itu melanjutkan, mengenali musuh juga sangat penting, terutama mengetahui tipe serangannya, apakah tipe agresif atau defensif.

"Yang ketiga, kenali medan tempur. Dulu tidak ada TikTok, dulu mungkin Instagram tidak sekuat hari ini dulu adanya Facebook. Sekarang ada Tik Tok, YouTube, IG, dulu konektivitas orang ke internet lambat, sekarang boleh jadi medan tempur kita di internet atau medan tempur di sosial media," tutup Mardani.




Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya