Berita

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir/Net

Politik

Pengamat: Erick Thohir Mungkin Saja Disiapkan untuk Pilgub DKI

SENIN, 06 NOVEMBER 2023 | 10:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sempat masuk kandidat kuat sebagai bakal calon wakil presiden (Cawapres) 2024, sosok Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir kini dikaitkan dengan bursa pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Elektabilitas Erick pada bursa Pilpres 2024 dinilai bisa menjadi jembatan Ketua Umum PSSI ini untuk bersaing menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Modal elektabilitas saat bursa capres-cawapres dapat menjadi kendaraan bagi ET (Erick Thohir) untuk memenangi Pilkada DKI Jakarta," kata Direktur Suropati Syndicate, Muhammad Shujahri dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/11).


Dorongan Erick menjadi Gubernur DKI muncul setelah Center for Strategic and Indonesia Studies (CSIS) mengungkap riset yang menempatkan Erick masuk kualifikasi untuk memimpin Provinsi DKI Jakarta. Erick berada di posisi kedua dengan persentase 6,99 persen, atau berada di bawah Ridwan Kamil dengan 7,11 persen. Sementara posisi ketiga ada Tri Rismaharini dengan 6,78 persen.

Menurut Shujahri, posisi Gubernur DKI Jakarta cukup menarik seiring rencana pemindahan Ibukota Negara ke Kalimantan Timur.

"Pemimpin Jakarta harus figur yang memiliki rekam jejak dan tangan dingin untuk mengawal transisi ibukota," jelasnya.

Jika mencermati manuver politik kekinian, Shujahri melihat Erick belum pernah secara resmi mengungkapkan keinginannya sebagai cawapres 2024. Dari sini, Shujahri menduga ada skema khusus yang diduga disiapkan sebagai jalan Erick memimpin Jakarta.

"Erick mungkin saja disiapkan, diberi amanat baru oleh Pak Jokowi untuk bertarung Pilgub DKI. Dugaan ini dikuatkan dengan tidak dimasukkannya Erick menjadi bagian tim kampanye nasional meski mendukung Prabowo-Gibran (sebagai capres-cawapres 2024)," tutupnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya