Berita

Ketua YLBHI Muhamad Isnur/Net

Politik

YLBHI: Pergantian Panglima TNI Harus Kedepankan Kapasitas dan Kapabilitas

SENIN, 06 NOVEMBER 2023 | 10:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pergantian jabatan Panglima TNI jelang masa pensiun Laksamana Yudo Margono harus sesuai asas regenerasi dan lepas dari kepentingan politis.

Begitu dikatakan Ketua YLBHI Muhamad Isnur mengomentari nama Kepala Staf Angkatan Darat Agus Subiyanto, yang diusulkan Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal Panglima TNI.

"Pergantian Panglima TNI sejatinya menjadi jalan rotasi dan regenerasi jabatan di tubuh TNI secara fair demi kepentingan negara," ujar Isnur dalam keterangan tertulis, Senin (6/11).


Dikatakan Isnur, pergantian Panglima TNI sudah sepatutnya mengedepankan pendekatan substantif. Yakni, pendekatan dengan mengedepankan rekam jejak.

"Di mana pendekatan yang menempatkan proses pergantian Panglima TNI yang menekankan pada kapasitas dan kapabilitas dalam memimpin TNI," terangnya.

Pendekatan substantif, kata dia, menjadi penting karena proses pergantian kali ini berada satu fase dengan tahun politik menuju Pemilu 2024.

Dia pun berharap, Presiden Jokowi dan DPR RI berhati-hati, jangan sampai pergantian Panglima TNI ada muatan politis untuk keuntungan kekuasaan.

"Presiden dan DPR harus menghindari pragmatif-politis dalam pergantian panglima TNI, seperti mempertimbangkan unsur kedekatan dengan lingkaran kekuasaan, kepentingan kelompok, dan keuntungan politik," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya