Berita

Sekda Aceh, Bustami Hamzah, saat membuka seminar internasional sejarah dan potensi ekonomi rempah/Ist

Bisnis

Belajar dari Sejarah, Pemerintah Aceh Sasar Potensi Ekonomi Rempah

SENIN, 06 NOVEMBER 2023 | 06:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah Aceh menggelar seminar internasional dengan tema Sejarah dan Potensi Ekonomi Rempah Aceh dalam rangkaian kegiatan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8, di Hotel Hermes, Minggu (5/11).

Seminar tersebut diikuti ratusan peserta dari unsur budayawan, sejarawan, akademisi, pelaku UMKM, dan mahasiswa. Sementara pemateri seminar diisi oleh para pakar dan pemangku kebijakan terkait dari Kementerian.

Sekretaris Daerah Aceh, Bustami Hamzah, saat membuka seminar tersebut mengatakan, Aceh merupakan daerah yang terkenal kaya dengan potensi rempah. Bahkan beberapa abad silam Aceh menjadi salah satu daerah penghasil rempah terbesar di dunia.


“Oleh sebab itu, Pemerintah Aceh mengusung tema ‘Rempahkan Bumi, Pulihkan Dunia’ dalam momentum PKA ke-8 tahun 2023,” kata Bustami dikutip Kantor Berita RMOLAceh.

Bustami mengatakan, seminar tersebut menjadi saluran informasi dan masukan tentang potensi ekonomi rempah serta pengaruh positifnya pada perekonomian baik pada tingkat daerah maupun nasional.

“Saya berharap, rumusan hasil seminar ini kelak tidak akan tinggal di atas kertas dan dalam kenang-kenangan pesertanya saja, namun menjadi sumbangan nyata bagi pemulihan serta pengembangan strategi pembangunan ekonomi diplomasi budaya rempah Aceh dan Indonesia di kancah global, di masa-masa yang akan datang, ” ungkap Bustami.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Didik Suhardi, mengatakan, sudah saatnya masyarakat dan pelaku usaha pertanian dan perkebunan di Aceh memanfaatkan teknologi untuk produksi dan pengolahan rempah.

“Dengan sentuhan teknologi proses produksinya bisa lebih masif dan pengolahannya lebih berkualitas,” kata Didik.

Dia mengatakan, rempah-rempah Aceh yang sudah terkenal sejak masa kerajaan dulu memiliki banyak khasiat dan fungsi. Oleh sebab itulah nilai jualnya pun begitu tinggi.

Selain itu, Didik juga menyarankan, agar potensi rempah Aceh juga dikembangkan sebagai sarana pariwisata. Dimana para pengunjung nantinya dapat mempelajari sejarah, proses penanaman hingga tahapan pengolahan rempah menjadi produk turunan.

“Dari seminar ini kita berharap akan muncul berbagai rekomendasi sehingga rempah Aceh tidak hanya tinggal sejarah masa lalu, tapi bisa ditingkatkan lagi dengan pengetahuan dan teknologi,” pungkas Didik.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya