Berita

Alex Tirta usai jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Jumat malam (3/11)/RMOL

Presisi

Diperiksa Polisi 12 Jam, Alex Tirta Dicecar Belasan Pertanyaan Soal Rumah Kertanegara

SABTU, 04 NOVEMBER 2023 | 01:46 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Harian PP PBSI, Tirta Juwana Darmadji alias Alex Tirta selesai jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Jumat malam (3/11).

Alex diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan pemerasan yang dilakukan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap manta Menter Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo tahun 2021.

Sekitar 12 jam, Alex menjalani pemeriksaan sejak tiba pukul 09.28 pagi dan selesai pukul 22.20 WIB.


Kepada awak media, Alex mengaku dicecar belasan pertanyaan oleh penyidik.

"Pemeriksaan hari ini sudah dilaksanakan, semua sudah dijelaskan ke penyidik. Mungkin belasan (pertanyaan) ya, saya enggak ingat. Banyak juga ya, (ada) 19," ujar Alex kepada wartawan.

Lebih spesifik ke persoalan inti, Alex menegaskan rumah Jalan Kertanegara Nomor 46 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang diduga jadi safe house Ketua KPK Firli Bahuri sejatinya memang disewanya.

Namun, rumah itu disewakan ke Firli, yang kemudian membayar sewa kepadanya dengan harga Rp650 juta.

"Bahwa soal rumah Kertanegara itu memang saya sewa dan diteruskan oleh beliau (Firli), tapi memang atas nama saya. Jadi, sudah saya jelaskan kepada penyidik," jelas Alex.

Adapun alasan Firli menyewa rumah tersebut karena sudah menjalin persahabatan lama dengannya. Selain itu, karena rumah pribadi Firli yang terlampau jauh dari kantor di KPK, sehingga memerlukan tempat persinggahan.

"Mungkin karena rumahnya jauh, jadi barangkali tempat itu dekat dengan kantor beliau. Jadi, pada saat beliau punya kebutuhan mungkin tempat itu cocok. Saya kira itu ya cukup ya," pungkas Alex.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya