Berita

Kepala Biro Hubungan Lembaga Penegakan Hukum DPP Partai Demokrat Adi Kurnia Setiadi/RMOL

Politik

Demokrat: Jaga Persatuan, Tolak Polarisasi Jelang Pemilu

JUMAT, 03 NOVEMBER 2023 | 02:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Masyarakat diingatkan agar menghindari kegaduhan menjelang gelaran Pemilu 2024. Di antaranya menghindari polarisasi atau pembelahan sosial dampak politisasi agama, identitas, hingga SARA.

Demikian pesan yang disampaikan Kepala Biro Hubungan Lembaga Penegakan Hukum DPP Partai Demokrat Adi Kurnia Setiadi saat memberikan sambutan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Sahabat Aksi, Jalan Musholla, Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis malam (2/11).

"Jaga persatuan, tidak boleh ada lagi polarisasi. Kita harus membangun etika politik. Bagaimana etika politik ini dikedepankan untuk membangun kultur politik yang baik," kata Adi di depan ratusan jemaah yang hadir.


Untuk menghindari polarisasi pada Pemilu 2024, menurut Adi, juga bisa melalui kampanye damai. Adi menyatakan, parpol harus sungguh-sungguh menerapkan hal tersebut, bukan sekadar slogan.

Adi juga berharap masyarakat tidak mudah terpancing jika terdapat isu-isu SARA, terutama lewat media sosial. Alangkah baiknya, sharing dan filter secara benar informasi tersebut.

"Sehingga kita bisa menguji apakah informasi itu benar atau tidak dengan melakukan pencarian ke sumber-sumber informasi yang kredibel," kata caleg DPR RI dari Daerah Pemilihan I DKI Jakarta yang meliputi Jakarta Timur ini.

Diketahui, sebentar lagi, bangsa Indonesia akan melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) pada 14 Februari 2024 untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR RI, DPRD, dan DPD RI.

Kemudian, disusul dengan pelaksanaan Pemilihan Serentak pada 27 November 2024 untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dari 548 daerah pemilihan, yaitu 37 Provinsi, 415 Kabupaten, dan 98 Kota.




Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya