Berita

Kolase 3 bakal capres 2024, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Simulasi Head to Head, Prabowo Tekuk Anies dan Ganjar

KAMIS, 02 NOVEMBER 2023 | 16:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Simulasi duel pada putaran kedua Pilpres 2024 antara 3 bakal calon presiden (bacapres) yang telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), dicatat berbeda oleh PatraData Research Consulting.

Manajer Riset PatraData Research Consulting, Rezki Adminanda memaparkan, peluang perolehan suara bacapres saat berduel terbuka besar bagi Prabowo Subianto, yang diusung gabungan partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM)

"Head to head antara ketiga nama calon presiden menunjukan bahwa Prabowo Subianto unggul secara signifikan dari Ganjar Pranowo ataupun Anies Baswedan," ujar Rezki dalam keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/11).


Dia mengurai, jika Prabowo berduel dengan bacapres Koalisi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo tercatat jauh lebih tinggi, yakni Prabowo mendapat suara 56,4 persen dan Ganjar 28,2 persen.

Namun, jika Prabowo berduel dengan bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan bacapres Koalisi Perubahan, mantan Danjen Kopassus itu mencatat elektabilitas 60,9 persen, sementara mantan Gubernur DKI Jakarta itu hanya mendapat suara 23,9 persen.

"Sementara Ganjar Pranowo lebih banyak dipilih dari pada Anies Baswedan," sambungnya.

Rezki menambahkan, perolehan suara Anies jika berduel dengan Ganjar hanya 38,1 persen. Sementara kader PDIP itu mencatat perolehan suara 44,8 persen.

Hasil survei PatraData Research Consulting digelar pada medio 25 hingga 30 Oktober 2023, dan melibatkan 1.220 responden dari 34 provinsi di Indonesia.

Survei PatraData Research Consulting kali ini  menggunakan metode kontak telepon kepada responden yang dipilih secara acak dari basis data yang telah dimiliki.

Survei itu memiliki toleransi kesalahan (margin of error atau MoE) kurang lebih 2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya