Berita

Roket Vikram-I/Net

Dunia

Skyroot Aerospace India Kumpulkan Dana Proyek Roket Vikram-I Hingga Rp 436 Miliar

KAMIS, 02 NOVEMBER 2023 | 15:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Persaingan perusahaan antariksa swasta di India semakin terasa setelah Skyroot Aerospace anggaran pendanaan proyek hingga 225 kror rupee atau Rp 436 miliar.

Mengutip The Siasat Daily pada Kamis (2/11), perusahaan startup yang berbasis di Hyderabad itu tengah mengumpulkan dana tambahan untuk pembuatan roket seri C yang proyeknya dipimpin oleh sebuah perusahaan investasi global di Singapura, Temasek.

Setelah berhasil meluncurkan roket swasta pertama India tahun lalu. Skyroot saat ini tengah dalam proses meluncurkan roket Vikram-I dalam beberapa tahun mendatang.


Salah satu pendiri Skyroot, Pawan Kumar Chandana mengatakan target anggaran dana sebesar Rp 436 miliar akan membantu mempercepat peluncuran roket dalam dua tahun ke depan.

"Pendanaan baru ini akan memungkinkan kami mempercepat peluncuran misi mendatang yang direncanakan dalam dua tahun ke depan," ujarnya.

Anggaran Skyroot diumumkan tak lama setelah perusahaan swasta lain yakni Agnikul Cosmos juga berencana mengumpulkan dana tambahan hingga 26,7 juta dolar AS atau Rp 423 miliar untuk peluncuran roket pertama mereka.

Skyroot sejauh ini telah mengumpulkan 95 juta dolar AS (Rp 1,5 triliun) sementara Agnikul telah mengumpulkan 40 juta dolar (Rp 634 miliar).

Awal bulan ini, Skyroot menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan luar angkasa Prancis Prométhée Earth Intelligence, ConnectSAT dan perusahaan global Expleo untuk meluncurkan satelit dan dukungan perangkat lunak untuk peluncuran Vikram mereka.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya