Berita

Jurubicara Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby/Net

Global

AS Tak Punya Rencana Kirim Pasukan Penjaga Perdamaian PBB ke Gaza

KAMIS, 02 NOVEMBER 2023 | 11:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jika perang Israel dan Hamas telah berakhir, Amerika Serikat (AS) mengaku tidak berniat mengirimkan personel untuk peran penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Gaza.

Hal itu disampaikan langsung oleh jurubicara Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby dalam konferensi pers, seperti dikutip dari Al Arabiya pada Kamis (2/11).

Kirby mengatakan keputusan AS untuk tidak menempatkan pasukan di Gaza diambil setelah mereka berdiskusi dengan sekutunya tentang masa depan Gaza setelah konflik.


"Tidak ada rencana atau niat untuk menempatkan pasukan militer AS di Gaza, sekarang atau di masa depan,” tegas Kirby.

Dia juga mengatakan bahwa pemerintah AS tidak percaya jika memimpin Jalur Gaza di masa depan ketika perang dengan Israel selesai.

Menurut Kirby, menempatkan Hamas sebagai pemimpin akan menjadi masalah setelah pembantaian 1.400 orang, sebagian besar warga sipil, di Israel selatan pada 7 Oktober.

"Kami yakin Hamas tidak bisa menjadi masa depan pemerintahan di Gaza. Mereka tidak bisa,” kata Kirby.

Dengan meningkatnya jumlah korban warga sipil di Gaza dalam perang Israel-Hamas, Kirby mengatakan Washington tidak percaya sekarang adalah waktu untuk gencatan senjata secara umum, namun jeda kemanusiaan dalam permusuhan diperlukan.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan setidaknya 8.796 warga, termasuk 3.648 anak-anak, telah tewas akibat serangan udara Israel.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya