Berita

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur/RMOL

Politik

Isu Pergantian Kepala BIN, Nama Laksamana Yudo Dinilai Belum Beredar

RABU, 01 NOVEMBER 2023 | 15:38 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Isu pergantian Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) muncul jelang Pemilu 2024. Meski begitu, keputusan pergantian posisi KaBIN harus sesuai dengan perintah Presiden Jokowi dan DPR RI.

Pandangan itu yang disampaikan Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi terkait isu pergantian KaBIN dari Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan ke sejumlah nama diantaranya Jenderal Dudung Abdurachman dan Laksamana Yudo Margono.

"Logikanya, penggantian itu akan selalu berdasar pada kebutuhan dan kehendak Presiden. Ingat, Presiden adalah klien tunggal BIN. Integritas dan profesionalisme kerja-kerjanya juga diawasi oleh DPR. Karena itu jika hari ini ada rumor penggantian karena alasan yang berkaitan isu politik jelang Pemilu, itu mestinya dimaknai sebagai bentuk desakan saja," kata Khairul kepada wartawan di Jakarta, Rabu (1/11).


"Apakah akan diganti atau tidak, ya tergantung kehendak Presiden dan persetujuan DPR," sambung Khairul.

Terkait dua nama di atas, Khairul berpendapat bila dirinya belum mengetahui isu Laksamana Yudo yang saat ini jadi Panglima TNI akan menjadi KaBIN.

"Penggantian Kepala BIN tentu mungkin saja terjadi. Namun saya belum mendengar kabar bahwa Laksamana Yudo Margono akan mengisi posisi itu," jelas Khairul.

Lanjut Khairul, kalau benar Yudo diproyeksikan mengisi posisi Kepala BIN dapat dihubungkan untuk ranah penyegaran pejabat atau tour of duty.

Meski baru isu, Khairul tak ingin berspekulasi tinggi sebab sejauh ini posisi KaBIN masih dijabat oleh Budi Gunawan.

"Faktanya, Pak BG (Budi Gunawan) masih menjabat hingga hari ini. Masa jabatannya juga sudah lebih dari tujuh tahun. Bisa dibilang yang paling lama sejak Reformasi dan lembaga intelijen ini berganti nama," tandas Khairul.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya