Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Tunjuk Agus Jadi Panglima TNI, Jokowi: Kalau Dilihat Jam Terbang, Semuanya Memenuhi

RABU, 01 NOVEMBER 2023 | 15:04 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Jenderal TNI Agus Subiyanto dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemban amanah sebagai Panglima TNI. Syarat yang harus dilakukan untuk menjadi Panglima TNI ialah menjabat sebagai kepala staf angkatan dulu sebelumnya.

 Maka dari itu, baru beberapa hari menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Agus langsung dipromosikan menjadi Panglima TNI.

Jokowi pun menilai Agus sebagai perwira tinggi TNI yang punya pengalaman dari berbagai perjalanan karirnya. Diungkapkan Jokowi, jebolan Akmil 1991 ini memiliki jam terbang di teritorial, administratif dan akademis yang mumpuni.


“Kalau dilihat dari jam terbang, semuanya memenuhi,” ujar Jokowi kepada wartawan di Balikpapan, Rabu (1/11).

Atas dasar itu, Jokowi langsung mengirim nama Agus ke DPR sejak pekan lalu untuk ditindaklanjuti. Pelantikan Agus menunggu uji kelayakan dan kepatutan di DPR.

"Memperoleh persetujuan dari DPR terlebih dahulu, baru setelah ada persetujuan baru kita berpikir KSAD yang baru," ungkapnya.

Sebelumnya, DPR mengungkap surat presiden tentang pengajuan nama panglima TNI baru. Surat itu dikirim ke DPR mendekati masa pensiun Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

Dalam surat itu, Jokowi mengajukan nama Jenderal Agus Subiyanto. Agus sebenarnya baru saja dilantik menjadi KSAD pada 25 Oktober 2023 lalu.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid juga membenarkan adanya surat presiden tersebut perihal pengangkatan Agus sebagai Panglima TNI.

“Benar,” kata Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid kepada wartawan, Senin (30/10).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya