Berita

Presiden Jokowi meninjau pembagian bantuan beras di Gianyar, Bali, Selasa 31 Oktober 2023/Dok Bapanas

Bisnis

Kepala Bapanas: Stok CBP Bersumber dari Produksi Nasional, Kunci Utama Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

RABU, 01 NOVEMBER 2023 | 09:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pangan Nasional (Bapanas) secara konsisten mendorong Perum Bulog melakukan penguatan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang bersumber dari produksi nasional.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menegaskan, stok CBP diperkuat dari produksi nasional secara berkesinambungan sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi sebelumnya telah menugaskan Menteri Pertanian untuk mengejar produksi padi secara nasional sehingga bila pasokan melimpah, dapat menjadi penekan pasar.


“Sesuai arahan Bapak Presiden agar stok CBP diperkuat dari produksi nasional secara berkesinambungan. Untuk itu, kita dukung komitmen sahabat lama saya, Bapak Mentan (Menteri Pertanian) untuk wujudkan swasembada beras," ujar Arief.

"Kita sepakat bahwa produksi nasional menjadi kunci utama stabilitas pasokan dan harga pangan. Apalagi Bapak Presiden terus menekankan jika produksi padi melimpah, maka harga beras akan menjadi semakin stabil," tambahnya.

Pada Selasa (31/10) Arief - yang mendampingi Jokowi untuk memantau langsung penyaluran bantuan pangan beras di Gianyar Bali-  mengatakan, hingga November, total gelontoran stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang akan disalurkan kepada keluarga penerima manfaat, mencapai 618.687.480 kg.

“Stok CBP kita di Bulog hari ini masih secured di 1,5 juta ton. Lalu terkait ketersediaan stok CBP dalam penyaluran bantuan pangan beras ini, kita terus siapkan bersama Bulog," kata Arief.

"Sebagaimana perintah Bapak Presiden, bantuan dalam bentuk beras ini akan dilanjutkan sampai Desember, sehingga dari target alokasi semula 618 ribu ton beras, akan bertambah lagi sekitar 200 ribu ton,” ujarnya.

Di samping itu, katanya, terdapat rencana melanjutkan bantuan pangan beras ini di Januari, Februari, dan Maret tahun depan (2024).

"Dengan ini kita perlu stok CBP sekitar 600 ribu ton untuk laksanakan itu. Tak lupa pula, ada target carry over stok CBP di akhir tahun nanti, minimal 1 juta ton. Lalu kita juga harus menyiapkan stabilitas pasokan beras untuk Pemilu Februari dan Idulfitri April tahun depan," kata Arief.

"Dengan kondisi semua itu, penguatan stok CBP menjadi elemen terpenting dan kita harapkan juga dapat ditopang pula dari pasokan beras nasional,” ujarnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya