Berita

Politikus senior PDIP Panda Nababan/Repro

Politik

Gibran dan Bobby Sulit jadi Walikota Tanpa Jasa Megawati, Sekarang di Kubu Prabowo

RABU, 01 NOVEMBER 2023 | 06:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Politikus senior PDIP Panda Nababan menilai Gibran Rakabuming Raka dann Bobby Nasution sulit menjadi walikota tanpa jasa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Ya nggak mungkin lah (jadi walikota), siapa yang bawa mereka? Siapa yang memperjuangkan mereka?" tanya Panda melalui podcast YouTube Abrahamsamadspeakup yang dilihat Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/11).

Menurut Panda, Bobby bukanlah pemuda yang aktif berorganisasi sehingga  wajar namanya tidak dikenal masyarakat Sumatra Utara.


"Siapa yang kenal Bobby di sana. Dia nggak pernah ikut kegiatan seperti KNPI misalnya. Terjun payung saja menjadi menantu presiden," kata Panda.

Kehadiran Bobby di Pilkada Medan, menurut Panda, juga menyingkirkan jagoan PDIP Akhyar Nasution yang merupakan walikota Medan incumbent.

"Kasihan Akhyar. Bekas sekretaris saya di DPD PDIP Sumut," kata Panda.

Menurut Panda, masuknya Gibran dan Bobby di bursa pilkada merupakan permintaan khusus Presiden Jokowi saat menghadap Megawati.

"Itu permintaan Jokowi kepada ibu (Megawati) agar dua-duanya maju," demikian Panda.

Sekarang ini Gibran telah menjadi bakal cawapres Koalisi Indonesia Maju (KIM) mendampingi Prabowo Subianto.

Sementara Bobby yang masih menjadi kader PDIP Wali Kota Medan Bobby Nasution terang-terangan menyatakan dukungannya ke pasangan Prabowo Subianto-Gibran.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya