Berita

Direktur LBH Yusuf, Mirza Zulkarnain/RMOL

Politik

KPU Terima Gibran Jadi Bacawapres, Pelapor Anwar Usman Bakal Gugat ke Bawaslu

SELASA, 31 OKTOBER 2023 | 16:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menerima pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal cawapres bakal digugat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yusuf.

Hal ini disampaikan Direktur LBH Yusuf, Mirza Zulkarnain, usai mengikuti sidang Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) soal dugaan pelanggaran etik Ketua MK Anwar Usman di gedung MK, Jakarta Pusat pada Selasa (30/10).

"Dari MK nanti kami juga akan membuat (laporan) ke Bawaslu, karena KPU terlampau prematur untuk menerima pendaftaran Gibran Rakabuming sebagai (bakal) cawapres kemarin itu," kata Mirza.


Menurut Mirza, KPU seharusnya melakukan beberapa proses verifikasi lebih dahulu sebelum menerima pendaftaran Gibran sebagai bakal cawapres Prabowo Subianto.

Laporan ke Bawaslu RI ini akan dilakukan sebelum Ketua MKMK, Jimly Asshiddiqie, mengetok putusan etik terhadap Anwar Usman, yang akan dilakukan paling lambat 7 November 2023.

LBH Yusuf sendiri tercatat sebagai salah satu pelapor dugaan pelanggaran etik Ketua MK Anwar Usman ke Majelis Kehormatan MK. Pelaporan ini sebagai imbas putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang membuka jalan bagi putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, maju Pilpres 2024 walau belum berusia 40 tahun.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya