Berita

Minimarket koperasi/Net

Bisnis

Berikut Tips Tingkatkan Kinerja Minimarket Koperasi

SELASA, 31 OKTOBER 2023 | 15:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Apakah anda manajer toko koperasi? Lalu kinerja penjualan toko koperasi anda turun penjualanya dan turun Sisa Hasil Usaha (SHU)-nya? Kalau iya maka ini beberapa tips penting untuk segera mendapatkan solusinya.

CEO INKUR Federation, Suroto mengemukakan beberapa kiat sukses dalam mengelola minimarket koperasi.

“Jika penjualan toko koperasi menurun dan biaya tetap berjalan dan margin keuntungannya atau prosentase keuntungan yang anda buat tidak menutup pengeluaran rutin toko minimarket anda baik itu berupa gaji, administrasi umum, penyusutan dan lain lain maka akan segera menggerus modal toko koperasi anda. Jika ini terus berjalan maka modal anda dalam waktu yang tidak lama akan habis tergerus dan toko bangkrut,” ujar Suroto dalam keterangan tertulis, Selasa (31/10).


Lanjut dia, ketika toko kita omsetnya buruk atau penjualan turun, seringkali kita buru-buru berpikiran, bahwa kita perlu penambahan modal pinjaman/ menambah investasi.

“Tunggu dulu, hati hati, menambah modal itu bisa berakibat fatal kalau anda tidak mengenali masalah di toko anda. Sebab modal tambahan apalagi itu sumbernya pinjaman itu justru menambah beban angsuran dan bunga. Kalau omset tetap stagnan maka justru membuat toko anda makin berat menanggung beban dan lebih cepat bangkrut dan masih tanggung beban pinjaman lagi,” jelasnya.

Suroto mengimbau untuk kenali masalahnya dulu baru ambil keputusan. Dengan demikian, pelaku usaha jangan gegabah mengambil keputusan.

“Jangan gegabah dalam mengambil keputusan karena seperti yang saya sampaikan, justru bisa berakibat fatal, sudah beban utang makin menumpuk, modal habis lagi,” tutur Suroto yang juga Ketua Umum Kader Sosio Ekonomi Strategis (Akses) itu.

Masih kata dia, penjualan toko koperasi turun itu karena beberapa sebab. Hal yang pasti karena tidak ada yang menarik atau tidak ada hal yang membuat konsumen atau anggota koperasi anda tertarik untuk datang belanja ke toko anda.

“Kenapa mereka tidak tertarik datang belanja? Sebabnya adalah tidak sesuai dengan segmen/kelas masyarakat di sekitar anda, tidak ada beda atau malah lebih buruk dari toko lainnya dan toko anda mungkin tidak memberikan kesejahteraan yang baik kepada karyawan,” bebernya.

Oleh karena itu, dia menyebut kinerja toko koperasi sektor riil itu dapat dikatakan baik jika mampu mencapai target dan bertumbuh terus.

“Tapi ada hal penting di toko itu, tak hanya target tercapai tapi juga prosesnya harus benar. Jadi tata kelolanya juga harus benar, valid,” jelasnya lagi.

“Untuk mencapai target kinerja sebagaimana disampaikan di atas itu hanya semacam tips, tapi tentu perlu dilakukan upaya komprehensif untuk mencapainya,” tambah Suroto.

Hal penting secara organisasional,  lanjutnya, yang perlu dilakukan oleh KSR juga harus punya visi, misi, strategi, nilai nilai, program kerja, dan anggaran pendapatan dan biaya tahunan.

Kemudian, tambahnya, terapkan standar tata kelola yang baik serta buat program kerja dan anggaran pendapatan dan belanja yang saling terhubung secara baik.

“Jangan lupa juga, agar sinkronisasi dalam gerakan terjadi sampaikan secara rutin perkembangan organisasi dan bisnis koperasi dan buat rekomendasi ke INKIR apa saja program yang realistis dan memang benar benar dibutuhkan koperasi dari INKUR sebagai federasi,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya