Berita

Ketua Forum Komunikasi Industri Pertahanan (Forkominhan) Marsdya (Purn.) Eris Herryanto selama seminar program kerjasama jet tempur KFX/IFX (KF-21) di Flix Cinema Ashta 8 Lantai 2, SCBD pada Selasa, 31 Oktober 2023/RMOL

Global

Meski Belum Rampung, Jet Tempur KF-21 Sudah Punya Potensi Pasar Hingga 596 Unit

SELASA, 31 OKTOBER 2023 | 13:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Meskipun produksinya belum dimulai, produk kerjasama pembuatan jet tempur Indonesia dan Korea Selatan KFX/IFX dilaporkan memiliki peluang pasar yang menjanjikan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Forum Komunikasi Industri Pertahanan (Forkominhan) Marsdya (Purn) Eris Herryanto selama seminar program kerjasama jet tempur KFX/IFX (KF-21) di Flix Cinema Ashta 8 Lantai 2, SCBD, Jakarta Selatan pada Selasa (31/10).

Menurut penuturan Eris, kerjasama pesawat KFX/IFX telah dijalin sejak tahun 2009, tetapi untuk produksinya akan dimulai pada 2026 mendatang.


"Tahap pertama pengembangan teknologi (TD Phase) pada 2011-2016. Kemudian pengembangan prototipe (EMD Phase) mulai 2016 hingga 2026. Tahap produksi mulai dari tahun 2026 dan seterusnya," kata Eris.

Berbicara tentang prospek pasar, dikatakan Eris, produk KFX/IFX setelah jadi akan dibeli oleh pemerintah Indonesia sebanyak 48 unit dan Korea Selatan sebanyak 120 unit.

Tak sampai di situ, kata Eris, jet tempur hasil kerjasama tersebut juga akan dijual ke pasar luar negeri. Mengutip survei dari Jane's IHS, kebutuhan pesawat KFX/IFX yang bisa diserap ke negara prioritas diperkirakan mencapai 596 unit.

"Perkiraan rendah mulai dari 160 unit hingga perkiraan 596 unit KFX/IFX yang dibutuhkan oleh negara-negara prioritas seperti India, Mesir, Turki, Israel, Arab Saudi, Singapura, Finlandia  dan Swedia," ungkapnya.

Sementara penjualan untuk negara-negara dengan prioritas medium seperti Thailand, Taiwan, Uni Emirat Arab, Jepang, Brasil, China dan Ukraina paling tinggi ditaksir mencapai 368 unit.

Eris juga mengutip hasil survey dari SDI, di mana perkiraan terbaiknya penjualan KFX/IFX bisa mencapai  572 unit.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya