Berita

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja/Net

Politik

Bawaslu Sudah Siapkan Cara Cegah Konflik Politik di Pemilu 2024

SELASA, 31 OKTOBER 2023 | 11:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Potensi konflik dan ketegangan dalam pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024, dicegah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan sejumlah cara yang sudah mulai dijalankan sedini mungkin.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menerangkan, dalam situasi politik Pemilu Serentak 2024, terdapat sejumlah kerawanan pelanggaran yang berpotensi kekisruhan antar peserta pemilu, terutama soal hasil.

"Bawaslu dapat membantu mencegah konflik politik dan ketegangan yang dapat muncul akibat ketidaksetujuan terhadap hasil pemilihan," ujar Bagja dikutip Kantor Berita Politik RMOL dari laman bawaslu.go,id, Selasa (31/10).


Anggota Bawaslu RI dua periode itu mengungkapkan, proses pemilihan umum sering kali kompleks dan penuh dengan tantangan seperti potensi pelanggaran, manipulasi, dan sengketa.

Untuk menghadapi hal tersebut, Bagja memastikan salah satu cara yang digunakan adalah mendorong peningkatan kualitas kepemimpinan jajaran Bawaslu di daerah.

Bentuk peningkatan kualitas pemimpin Bawaslu daerah, dia katakan, sudah dilakukan melalui pelatihan Anggota Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (29/10).

"Pelatihan kepemimpinan ini, membekali anggota Bawaslu dengan keterampilan yang diperlukan untuk mengidentifikasi, mengatasi, dan melaporkan masalah tersebut dengan tepat," urainya.

Menurutnya, pelatihan kepemimpinan adalah investasi penting dalam memastikan bahwa Bawaslu dapat menjalankan peran kritisnya dalam memelihara integritas demokrasi dan pemilihan umum yang adil di Indonesia.

"Ini membantu memastikan kepercayaan masyarakat dalam proses politik dan hasilnya," demikian Bagja menambahkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya