Berita

Ketua Asosiasi IUMKM Indonesia Akumandiri, Hermawati Setyorinny/Net

Politik

Jangan Hanya Janji, Capres-Cawapres Dituntut Selesaikan Akar Masalah UMKM

SENIN, 30 OKTOBER 2023 | 16:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Jelang Pilpres 2024, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) selalu menjadi objek kampanye dari para kandidat. Berbagai program dan janji ditawarkan oleh para paslon mengenai perbaikan UMKM.

Namun, setelah perhelatan Pilpres selesai, kondisi UMKM pun tak banyak berubah.

Terkait itu, Ketua Asosiasi IUMKM Indonesia Akumandiri, Hermawati Setyorinny mengungkapkan banyak peraturan yang menaungi UMKM, namun tidak bisa berjalan baik di lapangan.


“Adapun program yang dibutuhkan pelaku UMKM sebenarnya di pemerintah sudah ada, tetapi eksekusi di lapangan tidak banyak terserap. Kenapa? karena sosialisasi program pemerintah masih kurang sampai ke masyarakat,” ujar Rinny biasa disapa dalam keterangannya, Senin (30/10).

Wanita asal Semarang itu membeberkan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM saat ini. Bahkan itu menjadi akar masalah yang harus diselesaikan.

“Mulai dari peningkatan SDM UMKM juga belum banyak tersentuh, akses pembiayaan yang persyaratan dan prosedurnya yang tidak mudah bagi UMKM, aturan aturan atau legalitas yang masih sulit dijangkau UMKM dan kadang biayanya memberatkan, kurangnya ruang pemasaran bagi pelaku usaha mikro, ketersediaan dan ketidakterjangkauan bahan baku untuk produksi,” jelasnya.

Lanjut dia, kestabilan harga yang seharusnya pemerintah bisa mengendalikan tetapi justru naik terus. Di samping tentunya pentingnya edukasi tentang transformasi teknologi digital bagi UMKM juga dirasa penting.
 
“Itu semua sebenarnya poin-poin yang harus menjadi perhatian pemerintah atau calon pemimpin selanjutnya,” tegas Rinny.
 
Masih kata dia, arah kebijakan yang penting bagi capres dan cawapres adalah program yang berkelanjutan dengan poin penting harus diperbaiki.

“Yang kurang untuk disempurnakan, dengan aturan aturan hukum melandasi harus diperbaiki dan ditegakkan dengan pengawasan,” ungkapnya.

Hal yang tak kalah penting, menurut dia ialah pengelolaan sumber alam harus dikelola sebaik baiknya bagi masyarakat Indonesia.

“Sehingga masyarakat indonesia khususnya UMKM tidak tergantung dengan bahan baku impor. Cukup bisa dipenuhi dari dalam negeri saja,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya