Berita

Proses evakuasi korban di Gaza/Net

Dunia

Israel Ancam Bombardir RS Al Quds di Gaza, WHO: Ini Sangat Memprihatinkan

SENIN, 30 OKTOBER 2023 | 07:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ancaman Israel untuk menghancurkan Rumah Sakit Al Quds di Gaza turut dikecam oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Lewat unggahannya di X pada Minggu (29/10), Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut ancaman Israel itu sangat memprihatinkan. Ia juga menekankan bahwa layanan kesehatan harus selalu dilindungi berdasarkan Hukum Humaniter Internasional.

"Kami tegaskan kambali, tidak mungkin mengevakuasi rumah sakit yang penuh dengan pasien tanpa membahayakan nyawa mereka," ujar Tedros.


Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan Israel mengancam akan mengebom fasilitas medis di Gaza dan menuntut evakuasi segera.

"Kami menerima ancaman serius dari otoritas pendudukan untuk segera mengevakuasi Rumah Sakit Al Quds di Jalur Gaza, karena rumah sakit tersebut akan dibombardir,” kata organisasi kemanusiaan tersebut .

Israel mengklaim Hamas beroperasi di bawah rumah sakit dan bangunan sipil lainnya. Israel menyebut, untuk membongkar markas Hamas, mereka harus membongkar terowongan bawah tanah.

Israel telah membombardir Gaza sejak 7 Oktober ketika Hamas melakukan serangan lintas batas, menewaskan 1.400 orang, dan menyandera 200 orang.

Hingga saat ini, jumlah warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel di Gaza telah meningkat menjadi 8.005, termasuk 3.342 anak-anak, 2.062 wanita, dan 460 orang lanjut usia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya