Berita

Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum, KH Muhyiddin Ishaq/RMOL

Politik

Soal Sebutan Gus Im untuk Ganjar, KH Muhyiddin Teringat Adik Gus Dur

MINGGU, 29 OKTOBER 2023 | 19:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum, KH Muhyiddin Ishaq, memanggil bakal calon presiden PDIP Ganjar Pranowo dengan sebutan Gus Im. Menurutnya itu spontan saja.

Sapaan itu diungkapkan Kiai Muhyiddin saat Ganjar Pranowo sowan ke Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Jakarta Selatan, Minggu sore (29/10).

Kiai Muhyiddin mengaku menyebut Ganjar dengan sebutan Gus Im spontan saja, sembari bercanda.


"Cuma candaan spontan saja," tukas Kiai Muhyiddin, usai pertemuan.

Menurutnya, ia menyebut Ganjar dengan sapaan Gus Im, lantaran teringat adik Gus Dur yang fenomenal.

Kiai Muhyiddin sendiri melihat Ganjar sebagai tokoh fenomenal, sehingga langsung memanggil Ganjar dengan sebutan Gus Im.

"Candaan saja, bahwa dulu ada adiknya Gus Dur, panggilannya Gus Im, dia begitu fenomenal di NU. Maka saya bilang, sudahlah, sampeyan ini cukup fenomenal dalam situasi sekarang, maka saya bilang kasih nama Gus Im," sergahnya.

"Soal kepanjangannya, itu soal lain. Saya kira itu salah satu referensi. Saat itu Gus Im, adik Gus Dur, begitu fenomenal di kalangan NU," imbuhnya.

Soal makna lain dari sebutan Gus Im untuk Ganjar Pranowo, Kiai Muhyiddin belum memberi penjelasan.

"Ya nanti-nanti, karena saya belum ngomong sama dia. Tadi kita sepakat tidak kita buka. Kalau nanti Mas Ganjar oke, kita buka, gitu kan," tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya