Berita

Partai koalisi di Lampung bahas pemenangan Ganjar-Mahfud, Sabtu (28/10)/ist

Politik

Bahas Strategi Pemenangan Ganjar-Mahfud, Parpol Koalisi di Lampung Tegaskan Tolak Dinasti Politik

MINGGU, 29 OKTOBER 2023 | 05:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Strategi pemenangan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD mulai dirancang oleh partai politik koalisi di wilayah Lampung. Sabtu (28/10), perwakilan PDIP, Hanura, Perindo, dan PPP menggelar rapat di kantor DPD PDIP Lampung.

Pertemuan kali ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDIP Lampung, Sudin, didampingi oleh Sekretaris Sutono, Bendahara Kostiana, Sekretaris Internal Aprilliati, Wakil Ketua Bidang Yanuar Irawan dan Donald Harris Sihotang.

Sutono mengatakan, pertemuan tersebut dilakukan guna menyamakan persepsi terkait strategi pemenangan Ganjar-Mahfud di wilayah Sai Bumi Ruwa Jurai.


“Kami membahas pemenangan materi-materi penting untuk sosialisasi kepada masyarakat,” ujar mantan Sekretaris Daerah Lampung itu, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (28/10).
Secara garis besar kata Sutono, masyarakat Indonesia memiliki lima kriteria dalam memilih pemimpin di antaranya jujur, berpihak kepada masyarakat, tekun beribadah, tegas serta pandai.

“Ternyata jujur berpihak kepada masyarakat taat beribadah dimiliki oleh Ganjar dan Mahfud. Kita ini memang pengawal peraturan, kita ingin menolak kepemimpinan dinasti politik tetapi ingin kerja untuk rakyat,” tegasnya.

Lebih lanjut Sutono menjelaskan, partai pengusung Ganjar-Mahfud di Lampung telah memiliki Tim Pemenangan Daerah (TPD) yang diketuai oleh Brigjen Pol (purn) Edward Syah Pernong.

“Tim pemenangan partai itu masing-masing punya (ketua), tapi untuk tim pemenangan capres ada TPD yang masing-masing partai ada perwakilanya,” terang Sutono.

Secara spesifik, kata Sutono, upaya mensosialisasikan Ganjar-Mahfud adalah memasang gambar pasangan capres-cawapres tersebut.

“Termasuk memasang wajah Ganjar-Mahfud, kemudian ada program kerakyatan yang turun ke bawah, nanti semua partai akan dibagi segmennya. Tapi yang paling penting adalah disampaikan kepada masyarakat Indonesia harus lebih unggul,” bebernya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya