Berita

Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty/Net

Politik

Bawaslu Ikut Cetak Pemimpin Muda Masa Depan Lewat Pengawasan Partisipatif

SABTU, 28 OKTOBER 2023 | 16:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Program pengawasan partisipatif pemilihan umum (Pemilu) 2024, dimanfaatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai wadah mencetak pemimpin muda masa mendatang.

Pasalnya, Bawaslu mendorong banyak pemuda untuk menjadi pengawas partisipatif, mengingat jumlah pemilih muda yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) di atas 50 persen, sehingga bisa disaring untuk menjadi pemimpin masa mendatang.

"Pemuda punya spirit dan nilai idealis yang menjadi stok pemimpin masa depan. Maka, pengawasan partisipatif Pemilu 2024 adalah laboratorium untuk menempa diri menjadi pemimpin di masa mendatang," ujar anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/10).


Menurutnya, kekuatan kelompok pemuda adalah memiliki karakter yang kreatif, dan potensi menjadi kekuatan dalam pengawasan Pemilu 2024.

"Secara karakter, Generasi Y dan Z dengan karakternya yang kreatif, digital native, open minded, percaya diri, lebih mudah berbaur dan bersosialisasi, serta berpikir out of the box mampu memberikan warna alternatif dan segar dalam pengawasan di Pemilu 2024," tuturnya.

Maka dari itu, Lolly berharap program pengawasan partisipatif dapat menjembatani para pemuda Indonesia untuk menjadi calon-calon pemimpin masa depan.

"Saya berharap kegiatan seperti ini bisa tumbuh subur menjadi wahana konsolidasi kelompok muda dalam percaturan politik Pemilu 2024," demikian Lolly menambahkan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya