Berita

Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bertemu dalam jamuan makan malam Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim di Putra Jaya, Kuala Lumpur, Kamis malam (26/10)/Ist

Politik

Dampingi JK Bertemu Anwar Ibrahim, CEO Trust Indonesia Bahas Dinamika Pemilu 2024

JUMAT, 27 OKTOBER 2023 | 21:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bertemu dalam jamuan makan malam Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim di Putra Jaya, Kuala Lumpur, Kamis malam (26/10). Turut mendampingi Jusuf Kalla, CEO Trust Indonesia, Febrian Amanda.

"Selalu akrab dan hangat bila bertemu sahabat lama Dato Seri Anwar Ibrahim. Obrolan dapat mencakup banyak hal, termasuk dinamika kawasan," ujar Jusuf Kalla dalam keterangan tertulis, Jumat (27/10).

Febri yang mendampingi JK, menyebut pertemuan itu sebagai agenda yang menakjubkan. Pasalnya, mempertemukan dua tokoh besar di kawasan ASEAN yang percaya demokrasi sebagai sebuah sistem yang mampu meningkatkan akuntabilitas publik dan mendorong kesejahteraan masyarakat.


"Salut dan kagum. Ini tentu pertemuan yang lagi-lagi bersejarah. Jusuf Kalla dan Anwar Ibrahim adalah tokoh yang berkomitmen terhadap penguatan demokratisasi bagi kedua negara," kata dia.

Selain membicarakan soal agenda demokratisasi, lanjutnya, kedua tokoh tersebut juga membahas soal isu Palestina dan dakwah keislaman di Asia Tenggara.

Febri menyebut posisi Jusuf Kalla sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), membuat PM Anwar memberi perhatian penuh soal dakwah Islam di kawasan Melayu.  

Febri menambahkan, Anwar Ibrahim juga menanyakan perkembangan pelaksanaan pemilu di Indonesia. Secara normatif, dia menjelaskan, tahapan penyelenggaraan pelaksanaan pemilu yang sudah berjalan dan menghadirkan sejumlah pasangan capres-cawapres.   

"Saya jawab semua well planned. Walau ada dinamika politik yang terus berkembang, insha Allah stabilitas ekonomi dan keamanan masih terus terjaga," pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya