Berita

Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban/Net

Dunia

PM Viktor Orban: Uni Eropa Gagal Menangkan Ukraina Atas Rusia

JUMAT, 27 OKTOBER 2023 | 20:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Strategi Uni Eropa untuk mengupayakan kemenangan Ukraina atas Rusia dinilai telah gagal dilakukan.

Begitu yang disampaikan Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban dalam siaran di radio resmi pemerintah pada Jumat (27/10).

Orban mengatakan bahwa selama KTT Uni Eropa pada Kamis lalu (26/10), ada perdebatan besar tentang alokasi dana bantuan yang diberikan pada Ukraina.


"Ada perdebatan besar di sana, terutama mengenai masalah Ukraina," kata Orban, seperti dimuat The Star.

Di kesempatan itu Orban dengan tegas mengatakan Hongaria tidak setuju dengan strategi bantuan Uni Eropa dan tidak akan membiarkan uang pembayaran pajak mereka digunakan untuk membiayai Ukraina.

“Kami menemukan usulan ini tidak dilaksanakan dengan baik, dan tidak cocok untuk dijadikan dasar perundingan serius sehingga kami menolaknya,” tegasnya.

Menurut Orban, strategi tersebut sudah gagal dan Ukraina tidak akan memperoleh kemenangannya. Dia menganjurkan agar Uni Eropa segera membuat rencana B.

"Saat ini semua orang tahu tapi mereka tidak berani mengatakannya dengan lantang, bahwa strategi ini telah gagal. Ukraina tidak akan menang di garis depan,” kata Orban.

Desember lalu, Uni Eropa menetapkan revisi anggaran tahun 2021-2027 senilai 1,1 triliun euro yang berfokus pada penanganan pandemi Covid-19 dan konflik militer Ukraina.

Blok itu mengusulkan agar negara-negara anggota menyumbangkan lebih banyak dana bersama sebesar 50 miliar euro kepada Ukraina dan membelanjakan 15 miliar euro lagi untuk penanganan migrasi.

Sementara proposal lain meminta agar negara anggota mengalokasikan 20 miliar euro untuk bantuan militer Ukraina.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya