Berita

Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Letjen TNI Albertus Budi Sulistya/RMOL

Politik

Kepala RSPAD Jamin Tes Kesehatan Bapaslon Dilakukan Secara Profesional

JUMAT, 27 OKTOBER 2023 | 18:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Letjen TNI Albertus Budi Sulistya menegaskan, pihaknya melaksanakan tes kesehatan bakal pasangan calon (bapaslon) presiden dan wakil presiden karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengeluarkan surat keputusan (SK).

Hal tersebut disampaikan Budi dalam jumpa pers usai menyerahkan hasil tes kesehatan 3 bapaslon pemilihan presiden (Pilpres) 2024 kepada Ketua KPU RI Hasyim Asyari, di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/10).

"Kami tim pemeriksa telah melaksanakan surat keputusan (SK) dari KPU Republik Indonesia Nomor 1377 tanggal 17 Oktober 2023, berkaitan dengan penunjukan RS sebagai pelaksana pemeriksaan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Republik Indonesia untuk Pemilu tahun 2024," ujar Budi.


Dia menjelaskan, SK yang diperoleh RSPAD Gatot Subroto`langsung ditindaklanjuti dengan pembentukan Tim Pemeriksa yang berisi dokter-dokter spesialis dari sejumlah kolegium.

"Kami juga bersurat ke Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Budi Gunadi Sadikin) untuk menyertakan perwakilan dari kolegium yang diperlukan untuk menjadi tim pemeriksa. Kemudian juga dari BNN dan himpunan psikologi Indonesia. Dengan demikian tim ini ada banyak," sambungnya menuturkan.

Maka dari itu, Budi memastikan pemeriksaan kesehatan telah dilakukan secara profesional selama 2 hari, yakni untuk bapaslon Koalisi Perubahan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan bapaslon Koalisi PDIP Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada 21 Oktober 2023, serta bapaslon Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada 26 Oktober 2023.

"Seperti disampaikan Bapak Ketua KPU (Hasyim Asyari), pemeriksaan ini tujuannya untuk menilai apakah bapaslon itu sanggup atau tidak, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba untuk melaksanakan tugas sebagai presiden dan wakil presiden jika terpilih nanti. Prinsip seperti itu," jelasnya.

"Hasil (tes kesehatan) sudah kami serahkan kepada Ketua KPU Republik Indonesia (Hasyim Asyari), dan beliau yang akan menyampaikan kepada publik berkaitan dengan hasil pemeriksaan," demikian Budi menambahkan.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya