Berita

Kebersamaan Menteri BUMN, Erick Thohir dan bakal calon presiden Prabowo Subianto/Net

Politik

Politisi Gerindra Ungkap Alasan Erick Thohir Tidak jadi Cawapres dan Timses Prabowo

JUMAT, 27 OKTOBER 2023 | 17:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keputusan Koalisi Indonesia Maju (KIM) menunjuk Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden Prabowo Subianto sudah disepakati bersama.

Hal itu ditegaskan Ketua DPP Gerindra, Andre Rosiade merespons hilangnya nama Menteri BUMN, Erick Thohir yang sempat digadang-gadang menjadi kandidat terkuat pendamping Prabowo.

"Itu (pemilihan Gibran) tentu hasil kesepakatan partai-partai politik yang ada. Pengambil keputusan disepakati dengan cara musyawarah untuk mufakat. Nah di ujungnya, semua sepakat dengan Mas Gibran," kata Andre dalam sebuah talkshow sebagaimana dikutip redaksi, Jumat (27/10).


Saat pengambilan keputusan, seluruh partai politik KIM menilai Gibran adalah pilihan terbaik untuk Prabowo. Mereka ingin, penunjukan Gibran bisa melanjutkan rekonsiliasi yang sudah dirajut Joko Widodo dan Prabowo setelah Pilpres 2019.

"Ini untuk menciptakan persatuan yang harus kita jaga ke depannya untuk memastikan tidak ada lagi polarisasi. Persatuan ini menjadi modal besar di 2024 ke depan untuk memastikan keberlanjutan pondasi yang sudah diletakkan Jokowi," jelasnya.

Andre juga menjelaskan perubahan sikap PAN yang sebelumnya getol mengusulkan Erick menjadi cawapres Prabowo. Pada akhirnya, partai pimpinan Zulkifli Hasan ini terbuka dengan siapa pun calon yang dipilih Prabowo.

Selain tidak menjadi bakal cawapres Prabowo, Erick Thohir juga kemungkinan tidak menjadi tim pemenangan Prabowo-Gibran. Hal ini berkaitan dengan posisi strategis Erick sebagai Menteri BUMN dan Plt Menko Marves menggantikan Luhut Binsar Panjaitan yang sedang sakit.

"Kalau tidak salah ada aturan bahwa pejabat publik itu harus mengundurkan diri atau cuti. Nah kalau Erick Thohir menjadi ketua Timses, otomatis beliau harus cuti dari Menteri BUMN dan Plt Menko Marves," jelas Andre.

Jika dipaksakan, Andre khawatir keputusan mengambil Erick menjadi tim pemenangan Prabowo-Gibran akan mengganggu kinerja pemerintahan Jokowi-Maruf.

Namun meski tidak menjadi cawapres dan tim pemenangan, Anggota Komisi VI DPR RI ini optimistis Erick tetap berada di barisan pendukung Prabowo-Gibran.

"Insyaallah Erick dukung Prabowo," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya