Berita

Manifesto Politik bergerak mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Jumat (27/10)/Ist

Politik

Relawan Targetkan 50 Persen Pemuda Dukung Pasangan Amin

JUMAT, 27 OKTOBER 2023 | 14:44 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Barisan pemuda yang mengatasnamakan Manifesto Politik bergerak mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin). Mereka mengaku terdiri dari pemuda yang berasal dari 38 provinsi ini menargetkan 50 persen pemuda di tanah air akan mendukung pasangan Amin.

"All out serentak semua untuk kemenangan pasangan Amin. Target kita seluruh pemuda di Indonesia ada sekitar 50 persen semua dukung Amin," kata Koordinator Nasional Pemuda Indonesia untuk Perubahan, Agus Yusuf di Tugu Proklamasi, Jakarta, Jumat (27/10).

Agus di kesempatan itu menyatakan sikap perubahan Indonesia. Menurutnya, Amin menjadi pilihan pemuda karena memiliki visi dan misi yang jelas dan siap berjuang untuk rakyat Indonesia.


"Juga kedaulatan bangsa Indonesia dan benar-benar untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Maka kami pemuda menyatakan sikap sebagai manifesto politik adalah sebagai sikap politik pemuda Indonesia untuk perubahan," jelasnya.

Agus juga menyampaikan berharap pasangan Amin ke depan benar-benar mengawal kesejahteraan rakyat dan melindungi tanah air Indonesia dari penjajahan penjajahan baru neo kolonialisme dan neo imperialisme.

"Yang berkedok investasi yang benar-benar melanggar Undang-Undang Dasar 1945 ini yang diharapkan dari pasangan Amin untuk Republik Indonesia," tegasnya.

"Rakyat harus tegas, rakyat harus cerdas, rakyat segala sesuatu yang bersifat penindasan, penggusuran, penggundulan dan penguasaan lahan-lahan. Banyak undang-undang yang tercipta hari ini terlalu mendukung investor asing. Maka pemuda mempercayakan kepada Amin untuk memimpin Republik Indonesia 2024," imbuh dia.

Kegiatan Manifesto Pemuda Indonesia untuk Perubahan adalah kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober sekaligus merupakan ajang respons terhadap tuntutan dan aspirasi pemuda Indonesia.

Terutama terhadap situasi yang berkembang di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia.

Manifesto ini muncul sebagai hasil dari perasaan ketidakpuasan terhadap kondisi negara dan masyarakat serta sebagai wujud komitmen pemuda Indonesia untuk berperan aktif dalam membentuk masa depan bangsa Indonesia.

Kegiatan ini diikuti 500 peserta dari 38 provinsi dengan tujuan berkumpul bersama merefleksikan hari sumpah pemuda diawali apel/upacara, membacakan manifesto pemuda untuk perubahan, melakukan orasi dan puisi keprihatinan serta memperteguh komitmen kebangsaan, untuk Indonesia yang lebih baik.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya