Berita

Kebakaran lahan di pinggir jalan OKU Timur/Ist

Nusantara

Kebakaran Lahan di OKU Timur Ganggu Jarak Pandang, Petugas Tak Terlihat

JUMAT, 27 OKTOBER 2023 | 00:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Para pengendara yang hendak melintas di wilayah Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, diimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati.

Pasalnya, akibat asap kebakaran lahan di Desa Keromongan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Kamis (26/10), jarak pandang dan pernapasan terganggu.

Bahkan hampir semua pengendara sepeda motor yang melintas di jalan tersebut, mengaku sangat terganggu dengan banyaknya asap. Selain membuat mata perih juga mengganggu pernapasan.


Salah satu pengendara yang melintas, Firnando (27) mengatakan, akibat kebakaran lahan di Desa Keromongan membuat sepanjang jalan ditutupi asap tebal.

"Karena kebakaran lahan ini, jarak pandang terganggu. Ini siang hari saja sudah terbatas jarak pandang, apa lagi kalau malam nanti,” katanya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (26/10).

Akan tetapi, sejauh ini belum ada pihak terkait yang datang ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman.

“Kebakarannya kalau tidak salah dari pagi tadi, tapi sampai siang ini belum ada petugas pemadam yang datang,” imbuhnya.

Hal senada dikatakan Ruslan (44), sopir truk batubara. Akibat kebakaran lahan yang merayap hingga ke tepi jalan raya itu, membuat sejumlah sopir truk batubara takut untuk melintas.

“Tadi apinya lumayan besar, jadi kami takut melewatinya. Nanti saja, mungkin sore atau malam kami baru lewat,” ucapnya.

Sejauh ini belum diketahui pasti penyebab terbakarnya lahan di wilayah itu. Bahkan, tidak terlihat adanya petugas pemadam dari pemerintah terkait yang datang untuk melakukan upaya pemadaman.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya