Berita

Ilustrasi Foto/Ist

Politik

Gibran Programkan Dana Abadi Pesantren, Fraksi PKB: Itu Dedikasi Kami

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 19:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Program Dana Abadi Pesantren dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) Lansia, yang dijadikan unggulan Gibran Rakabuming Raka, menjadi sorotan masyarakat pesantren dan santri.

Pasalnya, program itu adalah hasil perjuangan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPR RI.

Ketua Fraksi PKB DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal menyebut bahwa pasangan bakal capres-cawapres seharusnya paham sejarah lahirnya sebuah kebijakan nasional.


Perjuangan untuk memperjuangkan Pesantren itu telah menghasilkan UU Nomor 18/2019 tentang Pesantren. Juga ada Perpres Nomor 82/2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren dan Perpres No. 111/2021 tentang Dana Abadi di Bidang Pendidikan.

“Tidak lahir begitu saja. Ini merupakan rangkaian perjuangan yang panjang dan tidak bisa dilepaskan dari perjuangan F-PKB DPR RI,” tegas Cucun dalam keterangannya, Kamis (26/10).

Lebih lanjut, Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI Fraksi PKB itu menjelaskan bahwa regulasi terkait Dana Abadi Pesantren adalah warisan yang menggambarkan perjuangan anggaran Fraksi PKB. Itu sebagai bentuk politik anggaran Fraksi PKB di DPR RI.

“Kami anggota F-PKB DPR RI sepanjang pembahasan UU APBN tahun anggaran 2022 dan 2023, secara konsisten dan terus menerus dalam setiap rapat di Badan Anggaran DPR RI, membawa aspirasi kaum santri untuk mendapat pendanaan dari APBN,” bebernya.

“Hasilnya Pemerintah kemudian memasukkan Dana Abadi Pesantren sebagai bagian dari Dana Abadi Pendidikan yang sudah terlebih dahulu dibiayai dalam APBN,” ungkap Cucun.

Atas dasar itu, Cucun berharap masyarakat semakin cerdas menilai program-program yang ditawarkan oleh para bakal capres-cawapres yang tidak hanya asal sebut, padahal program tersebut sudah menjadi kebijakan Pemerintahan yang sedang berjalan.

“Perjuangan F-PKB DPR RI dalam memperjuangkan Dana Abadi Pesantren merupakan komitmen dan dedikasi kami terhadap dunia pesantren dan para santri sampai kapanpun,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya