Berita

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin saat jumpa pers di markas PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (26/10)/RMOL

Politik

Din Syamsuddin Haqqul Yaqin Warga Muhammadiyah Dukung Pasangan Amin

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 17:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mayoritas warga Persyarikatan Muhammadiyah diyakini mendukung pasangan bakal capres-cawapres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) di Pilpres 2024.

Keyakinan itu disampaikan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin saat jumpa pers usai pertemuan dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan jajaran PKS di markas PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (26/10).

“Sebagai anggota Muhammadiyah saya berkeyakinan, bahkan haqqul yaqin, tidak lagi ainul yaqin, haqqul yaqin, warga Muhammadiyah akan memberikan dukungan kepada pasangan Anies-Muhaimin,” kata Din.


Din menuturkan, meski secara struktural organisasi Muhammadiyah tidak terlibat politik praktis, namun pihaknya melihat kecenderungan warga Persyarikatan mendukung pasangan Amin.

Namun begitu, Din menegaskan pihaknya tetap akan menaati aturan yang berlaku di organisasi masyarakat (ormas) Islam yang lahir pada tahun 1912 itu.

“Kami di organisasi sangat disiplin mengikuti Pimpinan Pusat Muhammadiyah, namun dapat dipastikan khittah Muhammadiyah berbunyi sejak tahun 71 “tidak mempunyai hubungan struktural dan organisatoris serta tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. Tertulis,” tegasnya.

Namun yang tak tertulis, kata Din, Muhammadiyah tetap memberi kebebasan kepada warganya untuk fantasyiru fil ahza atau bertebaran di banyak partai politik.

“Maka Muhammadiyah saya kira tidak perlu dan tidak ada pernyataan dari organisasi, namun sebagai anggota Muhammadiyah saya berkeyakinan, bahkan haqqul yaqin, tidak lagi ainul yakin, haqqul yaqin warga muhammadiyah akan memberikan dukungan kepada pasangan Anies-Muhaimin,” tutup mantan Ketua Umum MUI ini.




Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

TNI AL dan Kemhan Belanda Bahas Infrastruktur Bawah Laut Kritis

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:00

Beda Imlek dan Cap Go Meh, Ini Makna dan Rangkaian Tradisinya

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:52

Kabar Baik! Bansos PKH dan Bencana Bakal Cair Jelang Lebaran

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:36

KPK Sita 50 Ribu Dolar AS dari Kantor dan Rumah Dinas Ketua PN Depok

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:27

Mengupas Multi Makna Kata 'Lagi'

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:18

Keberadaan Manusia Gerobak Bakal Ditertibkan Jelang Ramadan

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:07

Prabowo Diyakini Bisa Dua Periode Tanpa Gibran

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:02

KPK Endus Pencucian Uang Korupsi Sudewo Lewat Koperasi

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

Selengkapnya