Berita

Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (26/10)/RMOL

Politik

Gibran Tak Keluar dari PDIP, Fahri Berkisah Tentang JK 2004

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 17:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Status Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, masih tetap sama, tidak hengkang dari PDI Perjuangan.

Hal itu juga diakui oleh Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah.

Fahri mengatakan Gibran Rakabuming Raka tidak keluar dari PDIP meskipun menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto.


Pernyataan itu disampaikan Fahri Hamzah usai ditanya awak media ihwal poros Koalisi Indonesia Maju (KIM) tak masalah Gibran masih di PDIP.

"Enggak, Mas Gibran clear, tidak keluar dari partai," kata Fahri di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (26/10).

Fahri menambahkan, sejauh ini tidak ada ketentuan bahwa capres maupun cawapres harus terikat partai politik.

Mantan pimpinan DPR RI itu lantas mencontohkan bagaimana tokoh seperti Anies Baswedan yang tak bergabung dalam partai politik tetap bisa maju sebagai capres dalam Pilpres 2024.

"Jadi tidak ada masalah sebenarnya. Makanya kan dulu pernah ada cerita Pak JK (Jusuf Kalla) pernah menjadi peserta konvensi Partai Golkar dikalahkan oleh Pak Wiranto, tapi kemudian beliau menjadi wakilnya Pak SBY, melawan Pak Wiranto, beliau (JK) menang,” bebernya.

“Enggak lama setelah itu (JK) menjadi Ketum Golkar, karena dia tetap dalam status keanggotaannya sebagai kader Golkar gitu," jelas mantan Wakil Ketua DPR ini.

Menurutnya, PDIP merupakan partai besar. Maka sudah sewajarnya jika kader partai banteng moncong putih itu bisa berada di mana saja untuk Pilpres.

"Kalau itu mau dianggap satu kelaziman di dalam kontestasi pilpres,”demikian Fahri Hamzah.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya