Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (26/10)/RMOL

Politik

Fahri Hamzah: PDIP Menorpedo Sistem Kadernya

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 16:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengatakan PDI Perjuangan (PDIP) melakukan penggagalan kaderisasi di internal partainya. Tidak hanya PDIP, mayoritas partai politik melakukan hal yang sama.

“PDIP menorpedo sistem kadernya, di dalam partai-partai lain juga demikian,”ujar Fahri Hamzah dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema “Peran DPR Kawal Tahapan Pemilu Usai Pendaftaran Capres”, di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (26/10).

Mantan pimpinan DPR RI ini mengatakan banyak orang di dalam partai politik karena populer di sosial media mendadak jadi prioritas bukan karena kapabilitasnya sebagai politisi yang sudah mengakar di partai tersebut.


“Orang luar masuk ke dalam (parpol). Karena survei, karena TikTok, karena sosial media. Bukan karena otoritas, yang dibangun oleh partai politik, untuk mengatakan eh kaderisasi politisi nasional, kaderisasi pemimpin nasional,  melalui partai politik,” jelasnya.

“Anda boleh jadi pengusaha, anda boleh jadi seniman, tapi anda adalah kader dan anggota Partai, itu baru Top Republik kita pak,” imbuhnya.

Menurutnya, jika sistem kaderisasi di dalam partai politik tidak dibenahi dengan baik maka akan memunculkan sebuah problematika politik.

“Kalau tidak (diubah), sakit perut kita. Enggak ada aturannya. Seperti kita nonton, pertandingan yang enggak ada aturan mainnya. Banyak itu,” ungkapnya.

“Maka, kalau kita bisa mengakhiri anomali ini. Saya kira Pemilu kita yang di depan itu, penjadwalannya kita lebih tenang ya kan, tidak mengaduk-aduk emosi seperti sekarang,” tutupnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya