Berita

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG/Net

Bisnis

PT Semen Indonesia Terus Lakukan Upaya Kurangi Emisi Karbon

KAMIS, 26 OKTOBER 2023 | 12:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG terus berinovasi dalam mengembangkan ekosistem hijau dari hulu ke hilir sebagai bentuk komitmennya untuk mengurangi emisi karbon.

Bahan konstruksi yang rendah emisi sangat dibutuhkan di tengah tantangan perubahan iklim yang begitu massif. Hal itu yang coba diwujudkan oleh SMGR lewat proyek semen ramah lingkungan yang digunakan untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Direktur Bisnis dan Pemasaran Semen Indonesia (SMGR) Subhan mengatakan, penggunaan tenaga yang ramah lingkungan akan terus dilakukan, sejalan dengan tujuan pemerintah menjadi negara dengan net zero emission pada 2060.


Ia menambahkan kualitas semen yang menjadi produk dari perseroan juga tidak kalah bagusnya dengan produk pada umumnya.

"Produk ini akan menjadi pilot project yang akan digunakan di IKN dan langkah jauhnya produk ini juga akan dipasarkan pada pasar umum. Emisi semen dari kami nantinya akan lebih rendah hingga lebih dari 20 persen,” katanya dalam BNI Investor Daily Summit, Rabu (25/10).

IKN sangat potensial bagi perseroan dari segi pengembangan produk, lantaran demand yang cukup besar, menurut Subhan. Berdasarkan data, potensi demand semen dari 2021-2045 sekitar 21,5 juta ton.

Semen Indonesia menguasai 80 persen pasokan semen di proyek IKN, dengan permintaan yang terus bertambah. Sejak bulan Agustus 2023, permintaan semen IKN yang masuk ke perseroan mencapai 50 ribu ton per bulan, atau naik lebih dari dua kali lipat dibanding semester I-2023 yang sebanyak 20 ribu ton per bulan.

Semen Indonesia merupakan produsen bahan bangunan terbesar di Indonesia dan bahkan Asia Tenggara dengan total kapasitas produksi 52,6 juta ton semen per tahun.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya